i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Aplikasi Web: WebReview-Series 1

Web Review-Series 1 adalah paket aplikasi web yang memfasilitasi Anda yang ingin membuat situs yang berisi review dari berbagai hal. Review tentang suatu produk, Review tentang suatu te [...]

Aplikasi Web: Online Shop PRO 1

Toko Online Pro 1 adalah paket full-features aplikasi toko online yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis Anda secara online. Aplikasi ini memiliki fitur-fitur unggulan dan lengk [...]

Online Shop Basic 1

Online Shop Basic 1 adalah paket minimalis aplikasi toko online instan yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis secara online. Aplikasi ini adalah aplikasi toko online yang "sudah [...]

Aplikasi Web: URL Shortener Complete 1

URL Shortener Complete 1 adalah aplikasi yang membantu Anda untuk menjalankan situs/web yang memiliki fasilitas URL shortener. Pemendek URL sesuai namanya berfungsi untuk memangkas alam [...]

One-Page Portofolio / Gallery 1

One-Page Portofolio/Gallery adalah paket aplikasi web yang memfasilitasi Anda baik perseorangan maupun korporat yang ingin menampilkan/memajang portofolio/hasil karya/gallery kegiatan/p [...]

One-Page Portofolio / Gallery 3

One-Page Portofolio / Gallery 3 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan One-Page Portofolio / Gallery 1 tapi dengan theme/template yang berbeda.

Banshee, Alternatif Pemutar Musik di GNU/Linux

Category: GNU/LinuxDate:
Wednesday, 06 Apr 2011

Banshee, yang secara sekilas nampaknya memiliki "navigasi dan perlengkapan" seperti Rhythmbox layak dijadikan Alternatif Pemutar Musik di dekstop GNU/Linux anda. Saya baru saja mencoba versi terbaru yakni versi 1.9.4 yang dapat anda install (untuk Ubuntu, LinuxMint dkk) dengan cara mengetikkan di Terminal:

sudo apt-add-repository ppa:banshee-team/banshee-daily

Setelah itu silahkan pilih mau menggunakan Terminal atau lewat Synaptic. Untuk pengguna Linux Mint silahkan baca cara menambahkan repo dari PPA. Di tulisan tersebut contohnya adalah untuk meng-install Firefox 4 tapi secara umum sama kok.

Saya sebenarnya udah pernah menggunakan Banshee dulu sewaktu menggunakan OpenSUSE (lupa versi berapa tapi yang jelas sudah cukup lama) tapi nampaknya yang sekarang ini udah sangat beda sekali. Hal yang membuat saya agak sedikit aneh adalah sewaktu pertama kali mengaktifkan Banshee, ada tulisan yang intinya menyuruh saya memindahkan seluruh koleksi ke folder /home/userID/music dan ketika saya mencoba melakukan drag n drop (seperti yang biasa saya lakukan di Rhythmbox, XMMS, Totem dkk) ternyata Banshee tidak meresponnya.

Dan, ternyata untuk bisa menambahkan file-file lagu saya harus mengganti pada bagian Source Spesific di Preference. Saya tidak tahu apakah ini memang "harus begitu" atau saya yang belum menemukan cara lainnya (maklum baru nyoba Banshee versi baru). Secara kelengkapan dan fitur nampaknya Banshee mencoba tampil beda dan memang saya akui Banshee punya sesuatu yang "bikin beda". Jadi, nampaknya tak salah kalau Banshee bisa jadi Alternatif Pemutar Musik di GNU/Linux.

Berikut beberapa screenshot Banshee:
- Tampilan Banshee default
- Preference di Banshee
- Cover Art Banshee


No comments...
>> Comments closed. <<