Belajar Membuat PHP Framework Sendiri?
published by Moch. Iqbal Chahyadi
kategori posting: Software, telah ditampilkan sebanyak 1331 kali
Jalan-jalan ke blognya orang lain ternyata memberi sedikit pencerahan tentang berbagai hal, baik itu ide untuk nulis, ide untuk membuat sesuatu dan bahkan ide untuk menghindari sesuatu. Pernah ada tulisan yang isinya (gak tahu beneran atau cuman keinginan semata) dari seseorang yang berencana membuat framework MVC untuk PHP (atau CMS ya? Gak jelas sih dia mau bikin apa). Saya tidak tahu apakah dia memang kerjaan sehari-hari mengurusi aplikasi web terus menerus atau punya kerjaan lain atau tidak. Kalau emang kerjaan sehari-hari ngurusi aplikasi web ya mungkin membuat sebuah Framework MVC atau CMS mungkin adalah sesuatu yang sangat mungkin, lawong kerjaannya cuman itu doang.
Di sisi lain, saya sendiri gak gitu yakin bahwa meski kerjaan sehari-hari adalah ngurusi aplikasi web apakah dia punya cukup waktu untuk mengembangkan Framework MVC atau CMS yang udah (akan?) dia buat. Kalau mau bikin CMS yang sekali jadi kemudian tidak ada kelanjutan (maksudnya tidak dikembangkan lagi fitur-fiturnya), maka hal itu sangat mudah sekali dilakukan oleh kebanyakan programmer (mungkin termasuk saya juga?). Masalahnya adalah membuat sesuatu itu ( Framework MVC atau CMS ) tidak semudah membuat telor dadar. Coba aja tengok berapa lama waktu yang diperlukan oleh WordPress sehingga fitur-fiturnya menjadi sangat banyak dan user friendly, ataukah bagaimana Rick Ellis dkk mengembangkan CodeIgniter sehingga menjadi Framework MVC yang (cukup?) banyak dipakai oleh para programmer web.
Saya tidak bermaksud menghakimi siapa pun dalam hal ini, hanya saja mungkin perlu dipertimbangkan bagaimana kelanjutannya ke depan. Jangan hanya cuman untuk kepentingan (keinginan?) sesaat saja. Hal yang saya tekankan di sini adalah ketika anda ingin membuat Framework MVC atau CMS untuk jangka panjang. Sekali lagi, kalau cuman untuk sekali buat dan setelah itu tidak ada pengembangan ya silahkan saja membuat Framework MVC atau CMS sebaaaaaaaanyak mungkin sesuai dengan keinginan (dan waktu yang anda miliki).
Saya tidak berkeinginan untuk melemahkan semangat orang-orang yang ingin berkreasi, hanya saja saya memiliki harapan supaya ketika anda membuat sesuatu semoga tidak hanya untuk jangka pendek saja atau sekedar karena euforia semata. Contoh yang mungkin bisa dilihat adalah ketika GNU/Linux mulai nge-hits dan terkenal maka lihatlah berapa banyak distro baru yang muncul pada waktu itu (dan sekarang distro-distro yang baru pun juga masih terus bermunculan). Mungkin puluhan kalau tidak ratusan jumlahnya. Akan tetapi, coba lihat sekarang dan beberapa tahun ke depan distro mana yang masih bisa bertahan dan terus bertahan. Beberapa distro bahkan sudah terhenti dan tidak ada tidak lanjutnya sama sekali. Silahkan disimpulkan sendiri...
Artikel-artikel yang sejenis:
- Download HaditsWeb Versi 4.0
- Google Chrome 5.0 Beta for Linux
- Bug OpenOffice.org 3.0
- UU HAKI dan Kesempatan Berbisnis
Date: 03 Juni 2010 | URL: kosong
Komentar: Mas, kalo mau bikin artikel, tolong "JUDUL" dan "ISINYA" secara LOGIKA itu 90% sama.
Saya suka tulisannya tetapi "JUDUL" ga pas untuk artikelnya
admin:
Terima kasih atas tanggapannya. Mohon maaf saya tidak bermaksud "mengecoh" anda (atau siapa pun) dengan judul tersebut. Isinya emang bukan bagaimana cara (tips n trik) untuk membuat framework dan saya pun juga memasukkan tulisan ini ke dalam kategori software (dan bukan tips & trik). Tapi terima kasih telah dikasih saran....