i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Belajar Online: E-learning - Kuis & Soal

"Belajar Online: E-learning - Kuis & Soal", Software/aplikasi e-learning berbasis web yang dapat digunakan oleh pengajar/guru/pembimbing atau perorangan untuk membuat soal/kuis atau per [...]

Aplikasi Web: Custom Form

Aplikasi Web Custom Form, software berbasis web dengan fitur utama adalah pembuatan DYNAMIC FORM (form web dinamis). Form ini terdiri dari berbagai jenis field, seperti field input text [...]

WP Plugins: RSS to Post

RtoP adalah WordPress Plugins yang memudahkan untuk membuat post yang content-nya berasal dari blog/web lain dalam hal ini dengan memanfaatkan RSS. RtoP dapat menyimpan banyak RSS da [...]

Anime/Movie Community Sharing (FullCustom)

Produk ini adalah aplikasi web full-custom yang diperuntukkan bagi Anda yang ingin membuat situs/web yang dapat menampilkan anime/movie dan dapat ditonton oleh para pengunjung. Video an [...]

Aplikasi Web: Custom X

Aplikasi Web Custom X, software berbasis web dinamis dengan fitur utama adalah pembuatan SURVEY dan/atau POLLING dengan jumlah yang tidak dibatasi. Selain itu aplikasi ini juga memiliki [...]

One-Page Portofolio / Gallery 1

One-Page Portofolio/Gallery adalah paket aplikasi web yang memfasilitasi Anda baik perseorangan maupun korporat yang ingin menampilkan/memajang portofolio/hasil karya/gallery kegiatan/p [...]

2015
21Juni

Bicara Kasar di WhatsApp Bisa Didenda Rp 900 Juta

Hati-hatilah memakai WhatsApp ketika sedang berada di Uni Emirat Arab. Jangan sampai mengumpat atau berkata-kata kotor kalau tak mau berhadapan dengan sanksi yang bikin jera. Di negeri itu, siapapun yang kedapatan mengumpat lewat layanan pesan instan seperti WhatsApp atau BlackBerry Messenger di negeri bisa dijerat hukum federal baru dengan ancaman denda. Besar denda bisa mencapai 68.000 dollar AS atau lebih dari Rp 900 juta, berikut kurungan di penjara atau deportasi untuk warga asing. Hal tersebut menimpa seorang pria yang awalnya dilaporkan dihukum denda sebesar 800 dollar AS gara-gara mengumpat ke rekan kerja lewat WhatsApp. Tapi jaksa penuntut dalam kasus itu kemudian mengajukan banding karena menilai hukuman yang dikenakan terlalu ringan.... detail [...]