i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

WP Plugins: RSS to Post

RtoP adalah WordPress Plugins yang memudahkan untuk membuat post yang content-nya berasal dari blog/web lain dalam hal ini dengan memanfaatkan RSS. RtoP dapat menyimpan banyak RSS da [...]

Aplikasi Web: URL Shortener Complete 2

URL Shortener Complete 2 adalah aplikasi yang membantu Anda untuk menjalankan situs/web yang memiliki fasilitas URL shortener. Pemendek URL sesuai namanya berfungsi untuk memangkas alam [...]

Anime/Movie Community Sharing (FullCustom)

Produk ini adalah aplikasi web full-custom yang diperuntukkan bagi Anda yang ingin membuat situs/web yang dapat menampilkan anime/movie dan dapat ditonton oleh para pengunjung. Video an [...]

Aplikasi Web: URL Shortener Complete 1

URL Shortener Complete 1 adalah aplikasi yang membantu Anda untuk menjalankan situs/web yang memiliki fasilitas URL shortener. Pemendek URL sesuai namanya berfungsi untuk memangkas alam [...]

Web Profil / Portofolio Basic 2

Web Profil/Portofolio Basic 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan Web Profil/Portofolio Basic 1 tapi dengan theme/template yang berbeda.

One-Page Portofolio / Gallery 2

One-Page Portofolio / Gallery 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan One-Page Portofolio / Gallery 1 tapi dengan theme/template yang berbeda (theme yang dipakai pada versi ini a [...]

2009
11Des

Coba Tebak, ke manakah yang 100?

Post category: Selingan

Beberapa minggu yang lalu saya membaca sebuah posting di salah satu milis yang saya ikuti tentang ke manakah hilangnya uang Rp 100,-. Sebenarnya yang menjadi titik fokus pada posting tersebut bukan pada hilangnya uang Rp 100,- melainkan sebuat refleksi tentang bagaimana kita menerima, mengolah, lalu merespon suatu informasi yang datang sehingga kita bisa menyikapinya dengan bijak dan tepat. Informasi yang datang kepada kita sebaiknya dianalisis, dimengerti dan ditelaah terlebih dahulu sebelum direspon (disebarkan atau dipakai untuk hal lain).

Kali ini saya cuman pengen membahas tentang (seolah-olah) hilangnya Rp 100,- itu. Mudah-mudahan saya gak salah analisis ya!!! Pertanyaannya kurang lebih sbb:
Ada seorang bernama A yang meminjam uang kepada B, C, dan D masing-masing Rp 2500,- sehingga A memiliki total hutang Rp 7500,-. Lalu dengan uang Rp 7500,- itu A berbelanja buku seharga Rp 7000,- sehingga uangnya sekarang tinggal Rp 500,- saja. Dari Rp 500,- itu, sebanyak Rp 300,- dikembalikan kepada B, C, dan D masing-masing Rp 100,- sehingga akhirnya A hanya memiliki uang Rp 200,- di tangannya. Utang yang dimiliki A kepada masing-masing orang sekarang menjadi Rp 2400,- dan ditotal 3 x Rp 2400,- = Rp 7200,- dan A masih memiliki Rp 200,- di tangannya. Kalau ditotal Rp 7200,- + Rp 200,- = Rp 7400,-. Lalu ke manakah yang Rp 100,- (di awal tadi A berhutang Rp 7500,- kepada B,C, dan D)?

Di akhir posting itu juga udah dijelaskan bahwa Rp 100,- itu gak akan ditemukan (kalau Anda tidak percaya silahkan dicari!) bagaimana pun caranya. Ya, karena informasi yang Anda dapatkan barusan itu campur aduk dan Anda harus bisa memisahkannya supaya bisa diperoleh informasi yang benar dan akurat. Penjelasan singkat berikut semoga bisa membantu:
Pertama, A memiliki utang kepada:B= Rp 2500,- C= Rp 2500,- D= Rp 2500,-
Kemudian A membeli buku seharga Rp 7000,- sehingga uang yang dimilikinya tinggal Rp 500,- saja. Dari Rp 500,- itu, sebanyak Rp 300,- dikembalikan kepada B,C,D masing-masing Rp 100,- sehingga utang yang dimiliki A menjadi:B= Rp 2400,- C= Rp 2400,- D= Rp 2400,-
Dan kalau ditotal semuanya maka utang A kepada B,C,D adalah Rp 7200,- dan di sisi lain A masih punya uang Rp 200,-. Di sinilah letak campur aduk informasi dalam pertanyaan di atas. Uang Rp 200,- itu bukan termasuk jumlah hutang A kepada B,C, ataupun D tapi merupakan uang yang masih dimiliki A. Utang A kepada B,C,D masih Rp 7200,- dan kalau A sekarang membayar Rp 200,- kepada B,C, atau D maka hutang A menjadi:
opsi I: B= Rp 2200,- C= Rp 2400,- D= Rp 2400,-
opsi II: B= Rp 2300,- C= Rp 2300,- D= Rp 2400,-
opsi III: B= Rp 2300,- C= Rp 2400,- D= Rp 2300,-
Ketiga opsi di atas hanyalah contoh saja. Masih ada opsi-opsi yang lain. Intinya utang A kepada B,C,D setelah ia mengembalikan Rp 200,- adalah tinggal Rp 7000,- dan angka ini sama persis dengan uang yang ia belanjakan utk membeli buku. Jadi dalam kasus ini gak ada uang yang hilang.


4w350m3_m3 | 12 Dec 2009
Komentar: ohhhhh....dong dong dong....
hmmmmmm,,,,(manggut-manggut)




admin:

baguslah nek dong.....wualah jenenge ki lho
4w350m3_m3 | 13 Dec 2009
kosong
Komentar: apha protes-protes? ga trima??? ehhehehehhe


admin:
welah, karepmulah...
hr4j4r6ju | 16 Dec 2009
Komentar: kalo diitung dari sejak dia ngutang dan belum beli buku dengan cara yang sama total uangnya jadi 15000. Tapi orang langsung sadar. Di sini orang nggak sadar karena uangnya udah dipake 7000 n udah dibalikin 300 :D
sundja | 24 May 2010
kosong
Komentar: sebenernya simple aja, emang tidak ada uang yang hilang karena mungkin kita terjebak hanya di uangnya tanpa peduli bukunya..
dapat dijelaskan dengan T account

Debet Kredit
____________________________
Buku 7000 | Hutang 7500
Kas 200 | Kas (300) -Bayar Utang
_____________________________
SAldo 7200 | Saldo 7200
>> Comments closed. <<