i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Online Shop Basic 1

Online Shop Basic 1 adalah paket minimalis aplikasi toko online instan yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis secara online. Aplikasi ini adalah aplikasi toko online yang "sudah [...]

Online Shop Basic 2

Online Shop Basic 2 adalah paket minimalis aplikasi toko online instan yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis secara online. Aplikasi ini adalah aplikasi toko online yang "sudah [...]

Toko Online Barang Digital 1

Toko Online Barang Digital 1 adalah paket full-features aplikasi toko online khusus untuk benda/barang digital seperti aplikasi/software atau ebook pdf, doc dkk yang dapat digunakan unt [...]

One-Page Portofolio / Gallery 2

One-Page Portofolio / Gallery 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan One-Page Portofolio / Gallery 1 tapi dengan theme/template yang berbeda (theme yang dipakai pada versi ini a [...]

Aplikasi Web: URL Shortener Complete 2

URL Shortener Complete 2 adalah aplikasi yang membantu Anda untuk menjalankan situs/web yang memiliki fasilitas URL shortener. Pemendek URL sesuai namanya berfungsi untuk memangkas alam [...]

Template Toko Online: Shopper Variant

SHOPPER-Variant adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk toko online. Template ini terdiri dari 6 halaman siap pakai yaitu home, product lists, shopping c [...]

2011
02Okt

CodeIgniter, Kohana kemudian Zend Framework

Setelah kebiasaan menggunakan CodeIgniter lalu beberapa waktu yang lalu "terpaksa" menggunakan Kohana Framework. Baru-baru ini dilanjutkan dengaan framework PHP yang lain yang mungkin sudah (tidak) asing lagi di telinga Anda yakni Zend Framework. Sudah cukup lama penasaran dengan framework yang satu ini dan sempat beberapa kali mencoba utak-atik tapi tidak begitu tertarik melanjutkan karena nampaknya "tak begitu menarik". Sekitar dua minggu ini (lagi-lagi) terpaksa menggunakan Zend Framework karena memang yang harus saya kerjakan menuntut penggunaan Zend Framework.

Ya, karena ada penambahan fitur (mungkin sebenarnya bukan penambahan karena yang ini lebih banyak ketimbang asalnya - yang sudah dibuat sebelumnya) pada sebuah situs yang menggunakan Zend Framework dengan terpaksa harus membaca-baca dan belajar lagi tentang Zend. Akhirnya ya sekarang sudah "sedikit lebih mengenal" Zend Framework dan bisa menyelesaikan kerjaan. Dan memang benar kata orang yang sebelumnya sudah menggunakan Zend bahwa performa aplikasi yang dibuat dengan Zend memang lambat sekali. Sewaktu mengembangkan aplikasi di localhost memang tidak begitu terasa tapi ketika di-upload ke internet barulah terasa "kelemotannya". Mungkin kalau untuk koneksi internet Indonesia penggunaan Zend Framework tidak saya sarankan (ini hanya pendapat pribadi lho hohoho).