i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Badge/Watermark Image Generator

Badge/Watermark Image Generator adalah aplikasi web yang digunakan untuk membuat badge/watermark atau penanda pada foto/gambar yang biasanya digunakan misalnya pada penanda foto produk [...]

WP Plugins: RSS to Post

RtoP adalah WordPress Plugins yang memudahkan untuk membuat post yang content-nya berasal dari blog/web lain dalam hal ini dengan memanfaatkan RSS. RtoP dapat menyimpan banyak RSS da [...]

Aplikasi Web: URL Shortener Complete 1

URL Shortener Complete 1 adalah aplikasi yang membantu Anda untuk menjalankan situs/web yang memiliki fasilitas URL shortener. Pemendek URL sesuai namanya berfungsi untuk memangkas alam [...]

Aplikasi Web: Custom X

Aplikasi Web Custom X, software berbasis web dinamis dengan fitur utama adalah pembuatan SURVEY dan/atau POLLING dengan jumlah yang tidak dibatasi. Selain itu aplikasi ini juga memiliki [...]

One-Page Portofolio / Gallery 1

One-Page Portofolio/Gallery adalah paket aplikasi web yang memfasilitasi Anda baik perseorangan maupun korporat yang ingin menampilkan/memajang portofolio/hasil karya/gallery kegiatan/p [...]

Web Profil / Portofolio Basic 1

Web Profil/Portofolio Basic 1, aplikasi/software untuk mengelola portofolio (atau bisa juga dijadikan sebagai photo/image gallery) atau untuk menampilkan profil perusahaan maupun perseo [...]

2011
02Okt

CodeIgniter, Kohana kemudian Zend Framework

Setelah kebiasaan menggunakan CodeIgniter lalu beberapa waktu yang lalu "terpaksa" menggunakan Kohana Framework. Baru-baru ini dilanjutkan dengaan framework PHP yang lain yang mungkin sudah (tidak) asing lagi di telinga Anda yakni Zend Framework. Sudah cukup lama penasaran dengan framework yang satu ini dan sempat beberapa kali mencoba utak-atik tapi tidak begitu tertarik melanjutkan karena nampaknya "tak begitu menarik". Sekitar dua minggu ini (lagi-lagi) terpaksa menggunakan Zend Framework karena memang yang harus saya kerjakan menuntut penggunaan Zend Framework.

Ya, karena ada penambahan fitur (mungkin sebenarnya bukan penambahan karena yang ini lebih banyak ketimbang asalnya - yang sudah dibuat sebelumnya) pada sebuah situs yang menggunakan Zend Framework dengan terpaksa harus membaca-baca dan belajar lagi tentang Zend. Akhirnya ya sekarang sudah "sedikit lebih mengenal" Zend Framework dan bisa menyelesaikan kerjaan. Dan memang benar kata orang yang sebelumnya sudah menggunakan Zend bahwa performa aplikasi yang dibuat dengan Zend memang lambat sekali. Sewaktu mengembangkan aplikasi di localhost memang tidak begitu terasa tapi ketika di-upload ke internet barulah terasa "kelemotannya". Mungkin kalau untuk koneksi internet Indonesia penggunaan Zend Framework tidak saya sarankan (ini hanya pendapat pribadi lho hohoho).