i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Badge/Watermark Image Generator

Badge/Watermark Image Generator adalah aplikasi web yang digunakan untuk membuat badge/watermark atau penanda pada foto/gambar yang biasanya digunakan misalnya pada penanda foto produk [...]

Aplikasi Web: Online Shop PRO 2

Toko Online Pro 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan Toko Online Pro 1 tapi dengan theme/template yang berbeda.

Aplikasi Web: Custom Form

Aplikasi Web Custom Form, software berbasis web dengan fitur utama adalah pembuatan DYNAMIC FORM (form web dinamis). Form ini terdiri dari berbagai jenis field, seperti field input text [...]

Template: ANIME-MAX

ANIME-MAX adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk situs yang menyediakan link download atau nonton online video dalam kasus ini contohnya adalah anime ta [...]

Template Toko Online: Shopper Variant

SHOPPER-Variant adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk toko online. Template ini terdiri dari 6 halaman siap pakai yaitu home, product lists, shopping c [...]

WP Plugins: RSS to Post

RtoP adalah WordPress Plugins yang memudahkan untuk membuat post yang content-nya berasal dari blog/web lain dalam hal ini dengan memanfaatkan RSS. RtoP dapat menyimpan banyak RSS da [...]

2014
07Juli

Dikira Bisa Hidup Lagi, Gamer Niat Bunuh Diri

Harian asal Hong Kong, Wen Wei Po melaporkan sebuah berita mengejutkan terkait dampak buruk video game terhadap anak-anak. Seorang gamer yang masih berusia tujuh (7) tahun diketahui hendak melakukan bunuh diri karena mengira dirinya bisa hidup kembali. Dilansir laman Games in Asia, Senin (7/7/2014), gamer yang disebutkan sebagi seorang gadis cilik ini berpikir bahwa dirinya bisa hidup kembali seperti dalam video game yang biasa ia mainkan. Namun menurut penjelasan yang dimuat harian Wen Wei Po, penyebab utama keinginan bunuh diri sang anak bukan disebabkan oleh video game, melainkan tekanan akademis berlebihan dari pihak orangtua. Gadis tersebut disebutkan memiliki nilai rata-rata di sekolah yang sebenarnya tidak terlalu buruk. Namun sang orangtua gadis tersebut, menginginkan anaknya mendapatkan nilai sempurna. Ia pun tertekan dan kerap menjadikan video game sebagai media pelarian.... detail [...]