i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Aplikasi Web: URL Shortener Complete 2

URL Shortener Complete 2 adalah aplikasi yang membantu Anda untuk menjalankan situs/web yang memiliki fasilitas URL shortener. Pemendek URL sesuai namanya berfungsi untuk memangkas alam [...]

Aplikasi Web: WebReview-Series 2

Web Review-Series 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan Web Review-Series 1 tapi dengan theme/template yang berbeda (theme yang dipakai pada versi ini adalah theme yang respons [...]

Aplikasi Web: WebReview-Series 1

Web Review-Series 1 adalah paket aplikasi web yang memfasilitasi Anda yang ingin membuat situs yang berisi review dari berbagai hal. Review tentang suatu produk, Review tentang suatu te [...]

Aplikasi Web: Pre-Order Online Shop

Pre-Order Online Shop adalah paket full-features aplikasi toko online yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis Anda secara online. Fasilitas unggulan yang terdapat pada aplikasi in [...]

Profile / Portofolio Pro 1

Aplikasi Profil / Portofolio Pro 1, software berbasis web untuk pengelolaan portofolio atau untuk menampilkan profil baik perusahaan maupun perseorangan. Selain itu software ini dapat p [...]

Web Profil / Portofolio Basic 2

Web Profil/Portofolio Basic 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan Web Profil/Portofolio Basic 1 tapi dengan theme/template yang berbeda.

Input Domain dan http(s)

Category: Tanya JawabDate:
Friday, 13 Oct 2017

pertanyaan
Aplikasi yang saya buat mengolah input yang diberikan pengguna yang berupa domain dengan format http(s)://nama-domain.id/ tapi terkadang input tidak selalu sesuai dengan format yang saya butuhkan misalnya terkadang pengguna hanya memasukkan nama-domain-saja.com tanpa http atau https. Gimana supaya input apapun (mau itu domain.com atau http://domain.com) tetap valid (sesuai dengan format yang saya tentukan)?



jawaban
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah keterangan yang ada pada front-end. Cukup tambahkan keterangan pada field input url sesuatu seperti "masukkan nama domain tanpa http atau https" sehingga mayoritas user akan memasukkan tanpa http(s). Solusi lain adalah dengan menambahkan dropdown menu berisi pilihan http:// atau https:// sebelum field input url.

Tentu saja masih ada kemungkinan user akan tetap memasukkan url dengan http(s) sehingga di bagian backend hal ini harus ditanggulangi. Kita bisa gunakan strpos() untuk hal ini. Apabila url tidak memuat http(s) cukup tambahkan http di depannya (karena tidak setiap situs punya versi https).
[php]
$url = 'http://contoh-nama-domain.com/';

if( ! strpos($url, 'http') || ! strpos($url, 'https') ){
#karena kita tidak tahu apa itu http atau https
#maka cukup asumsikan saja menggunakan http
$url = 'http://'.$url;
}
[/php]


Ketika url http://contoh-nama-domain.com/ maka akan disimpan sebagai http://contoh-nama-domain.com/ dan ketika url contoh-nama-domain.net maka akan disimpan sebagai http://contoh-nama-domain.net




Bagi Anda yang punya pertanyaan seputar Pemrograman Web (php murni atau framework CodeIgniter, Laravel dan sejenisnya atau lainnya, MySQL, jQuery, GNU/Linux dll), silahkan kirimkan email dengan awalan subjek [Tanya-Jawab] ke alamat email iqbal[dot]chahyadi[at]gmail[dot]com

Insya Allah akan saya bantu sebisa mungkin dan pembahasannya akan ditampilkan dalam kategori posting Tanya Jawab (dan kepada pengirim juga akan saya kirimkan URL jawabannya atau jawabannya langsung).

No comments...
>> Comments closed. <<