i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

WP Plugins: RSS to Post

RtoP adalah WordPress Plugins yang memudahkan untuk membuat post yang content-nya berasal dari blog/web lain dalam hal ini dengan memanfaatkan RSS. RtoP dapat menyimpan banyak RSS da [...]

Belajar Online: E-learning - Kuis & Soal

"Belajar Online: E-learning - Kuis & Soal", Software/aplikasi e-learning berbasis web yang dapat digunakan oleh pengajar/guru/pembimbing atau perorangan untuk membuat soal/kuis atau per [...]

Aplikasi Web: Custom Form

Aplikasi Web Custom Form, software berbasis web dengan fitur utama adalah pembuatan DYNAMIC FORM (form web dinamis). Form ini terdiri dari berbagai jenis field, seperti field input text [...]

Template Toko Online: Shopper

SHOPPER adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk toko online. Template ini terdiri dari 6 halaman siap pakai yaitu home, product lists, shopping cart, det [...]

Template Toko Online: Shopper Variant

SHOPPER-Variant adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk toko online. Template ini terdiri dari 6 halaman siap pakai yaitu home, product lists, shopping c [...]

One-Page Portofolio / Gallery 3

One-Page Portofolio / Gallery 3 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan One-Page Portofolio / Gallery 1 tapi dengan theme/template yang berbeda.

From X-periment to X-perience Bagian 2 (Sisi Lain)

Category: Komputer dan TeknologiDate:
Thursday, 19 Aug 2010

Setelah kemaren sedikit prolog tentang pencarian server maka sekarang akan saya share sedikit cerita tentang sisi lain From X-periment to X-perience. Saya tidak mengatakan bahwa saya sudah sangat familiar dengan server (penyedia hosting gratisan) dan kawan-kawannya tapi saya sudah cukup familiar (tapi masih sangat terbatas) dengan berbagai macam server yang kira-kira dengan melihat form registrasinya saja sudah bisa mengetahui apa saja yang bisa dilakukan dan apa saja yang tidak bisa dilakukan (karena di-nonaktifkan).

Sebenarnya ini bukan hal susah karena hanyalah masalah kebiasaan saja. Anda pasti juga bisa kok kalau udah terbiasa. Penyedia hosting gratisan yang sempat saya temui memiliki semacam kesamaan cara registrasi, cara validasi user, admin page, DNS management dan mungkin juga kesamaan IP Address (kemungkinan karena memang hanya share saja space tapi dengan nama domain yang beda). Bisa jadi ketika anda mendaftar di server A kemudian menggunakannya beberapa lama sampai kemudian anda menyadari bahwa ada kurang dan memutuskan untuk berganti dengan server B (dan meninggalkan konfigurasi di server A apa adanya tanpa menghapusnya) yang sama-sama gratis.

Ketika melakukan konfigurasi misalnya DNS maka anda memasukkan nama domain anda di server B dan ternyata muncul peringatan bahwa domain yang anda masukkan sudah terdaftar. Hal ini kemungkinan karena server A dan B sebenarnya memiliki DNS Server yang sama (meskipun namanya berbeda) sehingga kalau anda belum menghapus konfigurasi di server A maka anda belum bisa menggunakan fasilitas di server B.

Coba aja perhatikan beberapa penyedia layanan hosting gratisan. Ada berbagai kesamaan di antara mereka. Jadi kalau anda mencoba suatu script dan tidak bisa berjalan dengan baik di server A maka janganlah anda mencoba di server B yang notabene memiliki "aturan" yang sama dengan server A. Anda bisa mencoba server AA atau AAA karena di luar sana banyak sekali yang menawarkan server gratisan untuk anda pakai.

Tulisan ini akan dilanjutkan pada posting yang akan datang....


No comments...
>> Comments closed. <<