i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Aplikasi Web: URL Shortener Complete 1

URL Shortener Complete 1 adalah aplikasi yang membantu Anda untuk menjalankan situs/web yang memiliki fasilitas URL shortener. Pemendek URL sesuai namanya berfungsi untuk memangkas alam [...]

Anime/Movie Community Sharing (FullCustom)

Produk ini adalah aplikasi web full-custom yang diperuntukkan bagi Anda yang ingin membuat situs/web yang dapat menampilkan anime/movie dan dapat ditonton oleh para pengunjung. Video an [...]

Aplikasi Web: WebReview-Series 2

Web Review-Series 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan Web Review-Series 1 tapi dengan theme/template yang berbeda (theme yang dipakai pada versi ini adalah theme yang respons [...]

WP Plugins: RSS to Post

RtoP adalah WordPress Plugins yang memudahkan untuk membuat post yang content-nya berasal dari blog/web lain dalam hal ini dengan memanfaatkan RSS. RtoP dapat menyimpan banyak RSS da [...]

Toko Online Barang Digital 1

Toko Online Barang Digital 1 adalah paket full-features aplikasi toko online khusus untuk benda/barang digital seperti aplikasi/software atau ebook pdf, doc dkk yang dapat digunakan unt [...]

Web Profil / Portofolio Basic 1

Web Profil/Portofolio Basic 1, aplikasi/software untuk mengelola portofolio (atau bisa juga dijadikan sebagai photo/image gallery) atau untuk menampilkan profil perusahaan maupun perseo [...]

2010
07Mei

Google Chrome 5.0 Beta for Linux

Post category: Software

Setelah kemaren kamis men-download, baru hari ini nyobain nginstall Google Chrome 5.0 Beta for Linux yang katanya sih lebih cepet(?) untuk browsing daripada versi sebelumnya (dan dari Firefox 3.6 bahkan safari sekalipun?). Installer yang saya pilih adalah yang berekstensi .deb (untuk debian dan turunannya). Ukuran file installer emang lebih gede dari yang versi 4.0 (sekitar 12 MB) dan untuk versi 5.0 Beta ini ukurannya hampir 17 MB. Ukuran yang berbeda ini mengisyaratkan penambahan berbagai fitur dan semoga juga peningkatan kualitas browser secara keseluruhan.

Enaknya installer untuk linux adalah auto-upgrade ketika kita menginstall versi terbaru dari suatu software maka software yang lama akan dihilangkan (kalau di Windows atau MAC OS saya gak gitu faham). Tampilan awalnya aja udah ganti warna, chrome untuk linux dulunya memiliki warna yang sama dengan chrome untuk windows yakni biru muda. Sekarang ini warna title bar dan icon back-forward-home menyesuaikan dengan theme yang ada di GNOME (kalau yang di KDE belom nyoba). Untuk windows warna biru muda, untuk MAC OS warna abu-abu (khas bangget nih warna), dan untuk linux warna coklat.

Hal yang membuat saya agak senang adalah karena sekarang ini udah ada menu untuk men-disable images, Javascript, Cookies, dan lain-lain. Maklum aja di versi sebelumnya saya belom berhasil menemukan menu untuk men-disable images (atau emang belom ada ya?). Ada satu tambahan fasilitas yang namanya Google Chrome sync. Ini penjelasan singkatnya, Google Chrome sync makes it easy to share your data (such as bookmarks and preferences) between your computers. Google Chrome synchronizes your data by storing it online with Google when you login with your Google Account. Wah, secara halus mungkin kalau kita menggunakan fasilitas ini sama aja dengan menyerahkan data pribadi ke pihak Google. Terserah apakah anda mau hal itu terjadi atau nggak, karena pilihan untuk menggunakan fasilitas ini ada di tangan anda!

Satu lagi, chrome akan mendeteksi bahasa yang digunakan oleh suatu website/blog dan akan menampilkan semacam notification bar di bawah bookmark bar (atau location/address bar). This page language is blablabla dan anda bila men-translate bahasa dalam website yang sedang anda lihat. Tapi ketika saya mencoba transalate server-nya sedang error.... ya mungkin anda bisa mencobanya sendiri....:)


No comments...
>> Comments closed. <<