i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Aplikasi Web: Forum Mirip Twitter

Aplikasi ini merupakan aplikasi layaknya forum pada umumnya. Hal spesial dari aplikasi ini adalah adanya tambahan yang mirip dengan Twitter. Fitur-fitur yang dimiliki antara lain: foll [...]

Template Toko Online: Shopper Variant

SHOPPER-Variant adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk toko online. Template ini terdiri dari 6 halaman siap pakai yaitu home, product lists, shopping c [...]

Online Shop Basic 1

Online Shop Basic 1 adalah paket minimalis aplikasi toko online instan yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis secara online. Aplikasi ini adalah aplikasi toko online yang "sudah [...]

Aplikasi Web: Custom X

Aplikasi Web Custom X, software berbasis web dinamis dengan fitur utama adalah pembuatan SURVEY dan/atau POLLING dengan jumlah yang tidak dibatasi. Selain itu aplikasi ini juga memiliki [...]

Template: ANIME-MAX

ANIME-MAX adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk situs yang menyediakan link download atau nonton online video dalam kasus ini contohnya adalah anime ta [...]

Template Toko Online: Shopper

SHOPPER adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk toko online. Template ini terdiri dari 6 halaman siap pakai yaitu home, product lists, shopping cart, det [...]

2013
07Apr

IF-THEN-ELSE atau Cukup IF saja

Post category: Web Development

Kebiasaan rata-rata programmer adalah menggunakan IF-THEN-ELSE dalam banyak kondisi (bahkan beberapa yang pernah saya temui malah kebablasan dalam menggunakannya karena saking banyaknya menggunakan IF-THEN-ELSE sehingga "agak rumit untuk dibaca"). Padahal kalau mau "diringkas" sebenarnya bisa sehingga tidak perlu menggunakan ELSE tapi cukup IF saja.

Sebagai contoh misalnya ada kondisi ketika mengecek apakah nilainya "enabled" atau "disabled". Rata-rata programmer akan menulis skrip PHP seperti ini

[php]
#skrip 1
if($cek == 'enabled'){
$link = 'aktif';
}else{
$link = 'nonaktif';
}

echo $link;
[/php]


Sekarang coba bandingkan dengan yang ini
[php]
#skrip 2
$link = 'nonaktif';
if($cek == 'enabled'){
$link = 'aktif';
}

echo $link;
[/php]


Hal yang membedakan kedua skrip PHP di atas adalah soal asumsi. Skrip 2 mengasumsikan bahwa nilai variabel $link default-nya adalah "nonaktif" dan HANYA AKAN berubah menjadi "aktif" ketika variabel $cek nilainya sama dengan "enabled".

Skrip 1 tidak memiliki asumsi awal untuk variabel $link (biasanya bahkan diawali dengan $link = ''). Variabel $link akan bernilai "aktif" kalau variabel $cek sama dengan "enabled" sedangkan kalau variabel $cek tidak bernilai "enabled" maka variabel $link akan bernilai "nonaktif"


No comments...
>> Comments closed. <<