i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

One-Page Portofolio / Gallery 2

One-Page Portofolio / Gallery 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan One-Page Portofolio / Gallery 1 tapi dengan theme/template yang berbeda (theme yang dipakai pada versi ini a [...]

One-Page Portofolio / Gallery 1

One-Page Portofolio/Gallery adalah paket aplikasi web yang memfasilitasi Anda baik perseorangan maupun korporat yang ingin menampilkan/memajang portofolio/hasil karya/gallery kegiatan/p [...]

Aplikasi Web: WebReview-Series 2

Web Review-Series 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan Web Review-Series 1 tapi dengan theme/template yang berbeda (theme yang dipakai pada versi ini adalah theme yang respons [...]

Aplikasi Web: WebReview-Series 1

Web Review-Series 1 adalah paket aplikasi web yang memfasilitasi Anda yang ingin membuat situs yang berisi review dari berbagai hal. Review tentang suatu produk, Review tentang suatu te [...]

Template: ANIME-MAX

ANIME-MAX adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk situs yang menyediakan link download atau nonton online video dalam kasus ini contohnya adalah anime ta [...]

Online Shop Basic 2

Online Shop Basic 2 adalah paket minimalis aplikasi toko online instan yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis secara online. Aplikasi ini adalah aplikasi toko online yang "sudah [...]

2014
05Juli

Indonesia Harus Segera Adopsi Smart City

Adopsi teknologi di Indonesia bisa terbilang cepat dibandingkan negara berkembang lainnya. Salah satu teknologi yang sedang berusaha diterapkan di Tanah Air ialah kota pintar alias smart city. Praktisi smart city, Prof. Dr. Ir. Suhono H. Supangkat menilai, integrasi dari satu fungsi ke fungsi lain baik dari perangkat maupun alat lainnya merupakan kunci dasar smart city. Secara infrastruktur Indonesia bisa mengadopsi smart city dalam waktu dekat. Namun, Suhono menilai besarnya luas wilayah dan jumlah penduduk yang dimiliki Indonesia membuat penerapan smart city menjadi lebih sulit. Cakupan yang luas membuat aplikasi teknologi perlu dilakukan lebih kompleks. "Singapura dengan jumlah penduduk sekitar 6 juta jiwa dan luas wilayah yang kecil membuat pengaturannya jadi lebih mudah dibandingkan Indonesia yang berlipat-lipat besarnya. Wajar saja kalau secara kecepatan adopsi teknologi mereka lebih cepat dari kita," katanya. Meski begitu, ia menyebutkan Indonesia harus segera mulai mengadopsi konsep smart city agar tak jauh ketinggalan dari negara lain. Bahkan, Suhono menilai jika tak dimulai sekarang Indonesia bisa kalah 10 tahun dari Singapura.... detail [...]