i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

One-Page Portofolio / Gallery 1

One-Page Portofolio/Gallery adalah paket aplikasi web yang memfasilitasi Anda baik perseorangan maupun korporat yang ingin menampilkan/memajang portofolio/hasil karya/gallery kegiatan/p [...]

Aplikasi Web: Online Shop PRO 1

Toko Online Pro 1 adalah paket full-features aplikasi toko online yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis Anda secara online. Aplikasi ini memiliki fitur-fitur unggulan dan lengk [...]

WP Plugins: RSS to Post

RtoP adalah WordPress Plugins yang memudahkan untuk membuat post yang content-nya berasal dari blog/web lain dalam hal ini dengan memanfaatkan RSS. RtoP dapat menyimpan banyak RSS da [...]

Online Shop Basic 1

Online Shop Basic 1 adalah paket minimalis aplikasi toko online instan yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis secara online. Aplikasi ini adalah aplikasi toko online yang "sudah [...]

Aplikasi Web: Custom Form

Aplikasi Web Custom Form, software berbasis web dengan fitur utama adalah pembuatan DYNAMIC FORM (form web dinamis). Form ini terdiri dari berbagai jenis field, seperti field input text [...]

Toko Online Barang Digital 1

Toko Online Barang Digital 1 adalah paket full-features aplikasi toko online khusus untuk benda/barang digital seperti aplikasi/software atau ebook pdf, doc dkk yang dapat digunakan unt [...]

2015
17Feb

Orang Indonesia cenderung hati-hati berkenalan lewat internet

Survei yang dilakukan Paktor, aplikasi bertemu dan berkenalan (meet & connect), mengungkapkan bahwa masyarakat Indonesia masih perhatikan norma dan berhati-hati ketika mencari teman-teman baru lewat media sosial digital. Karakteristik ini tercermin dari temuan survei Paktor di Indonesia terhadap lebih dari 400 responden, yang terebar di Jakarta, Jawa dan Bali. Salah satu indikatornya, menurut Paktor dalam siaran persnya, sebagian besar responden tidak mau terburu-buru bertemu, perlu waktu lebih dari 30 hari sejak obrolan online pertama hingga pertemuan tatap muka pertama kali. Hasil survei tersebut juga menemukan bahwa fitur keamanan dari sebuah aplikasi sosial menjadi penting, sebab hampir 30 persen responden mengaku memiliki akun palsu. Paktor juga mengungkap bagaimana sikap hati-hati dan norma masih mempengaruhi pertimbangan-pertimbangan keamanan pengguna. Mayoritas pengguna akan memilih bertemu di tempat-tempat umum.... detail [...]