i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Online Shop Basic 2

Online Shop Basic 2 adalah paket minimalis aplikasi toko online instan yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis secara online. Aplikasi ini adalah aplikasi toko online yang "sudah [...]

Template Toko Online: Shopper Variant

SHOPPER-Variant adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk toko online. Template ini terdiri dari 6 halaman siap pakai yaitu home, product lists, shopping c [...]

Profile / Portofolio Pro 2

Aplikasi Profil / Portofolio Pro 2, software berbasis web untuk pengelolaan portofolio atau untuk menampilkan profil baik perusahaan maupun perseorangan. Selain itu software ini dapat p [...]

Aplikasi Web: WebReview-Series 2

Web Review-Series 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan Web Review-Series 1 tapi dengan theme/template yang berbeda (theme yang dipakai pada versi ini adalah theme yang respons [...]

Template Toko Online: Shopper

SHOPPER adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk toko online. Template ini terdiri dari 6 halaman siap pakai yaitu home, product lists, shopping cart, det [...]

Aplikasi Web: URL Shortener Complete 1

URL Shortener Complete 1 adalah aplikasi yang membantu Anda untuk menjalankan situs/web yang memiliki fasilitas URL shortener. Pemendek URL sesuai namanya berfungsi untuk memangkas alam [...]

2011
24Jan

IPv4 Hanya untuk Eksperimen, Ganti dengan IPv6

Internet menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya melalui Internet Protocol (IP) dan sekarang ini versi IP yang digunakan adalah IPv4 yang hanya mampu menyediakan "lahan" untuk 4,3 miliar alamat IP. Salah satu penemu internet, Vincent Cerf, mengatakan awalnya tahun 1977, Vincent Cerf membuat protocol IPv4, yang menghubungkan komputer secara global sebagai eksperimen ketika ia bekerja di Departermen Pertahanan AS.

Dalam perkembangannya internet seakan tak ada hentinya sehingga jumlah 3,4 miliar alamat IP tidak mencukupi untuk kebutuhan internet yang akan datang. Sebagai solusi untuk memecahkan masalah ini, sebuah protokol internet baru yakni IPv6 sedang dikembangkan dan akan diimplementasikan yang mampu mewadahi triliunan alamat IP baru.