i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Online Shop Basic 2

Online Shop Basic 2 adalah paket minimalis aplikasi toko online instan yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis secara online. Aplikasi ini adalah aplikasi toko online yang "sudah [...]

Template: ANIME-MAX

ANIME-MAX adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk situs yang menyediakan link download atau nonton online video dalam kasus ini contohnya adalah anime ta [...]

Aplikasi Web: WebReview-Series 2

Web Review-Series 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan Web Review-Series 1 tapi dengan theme/template yang berbeda (theme yang dipakai pada versi ini adalah theme yang respons [...]

Aplikasi Web: Forum Mirip Twitter

Aplikasi ini merupakan aplikasi layaknya forum pada umumnya. Hal spesial dari aplikasi ini adalah adanya tambahan yang mirip dengan Twitter. Fitur-fitur yang dimiliki antara lain: foll [...]

Web Profil / Portofolio Basic 1

Web Profil/Portofolio Basic 1, aplikasi/software untuk mengelola portofolio (atau bisa juga dijadikan sebagai photo/image gallery) atau untuk menampilkan profil perusahaan maupun perseo [...]

Aplikasi Web: URL Shortener Complete 2

URL Shortener Complete 2 adalah aplikasi yang membantu Anda untuk menjalankan situs/web yang memiliki fasilitas URL shortener. Pemendek URL sesuai namanya berfungsi untuk memangkas alam [...]

2015
25Mar

Kemenkominfo temukan 70 konten terkait terorisme

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) hingga Senin (23/3) telah menemukan sekitar 70 alamat Internet yang memuat konten terkait propaganda terorisme. "Untuk yang berkaitan dengan terorisme, pada Senin malam saya diberitahu sudah lebih dari 70. Secara total ada 70 yang kebanyakan merupakan blog. Kalau jenis situs tidak banyak," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Jakarta, Selasa. Ia mengatakan kementerian masih berupaya menyaring konten terkait propaganda terorisme di situs-situs media sosial. Selama ini kementerian menindak konten atau akun yang menurut pengaduan masyarakat memuat propaganda terorisme. "Tetapi, pengaduan pun cepat (prosesnya). Contohnya seperti video anak-anak yang dilatih. Saya mendapat pesan whatsapp jam 01:00 atau 02:00 pagi dan keesokan siangnya sudah dibereskan," katanya serta menambahkan konten itu sudah dicabut dari platform berbagi video pukul 15.00 WIB.... detail [...]