i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

One-Page Portofolio / Gallery 2

One-Page Portofolio / Gallery 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan One-Page Portofolio / Gallery 1 tapi dengan theme/template yang berbeda (theme yang dipakai pada versi ini a [...]

Template Toko Online: Shopper Variant

SHOPPER-Variant adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk toko online. Template ini terdiri dari 6 halaman siap pakai yaitu home, product lists, shopping c [...]

Aplikasi Web: Online Shop PRO 2

Toko Online Pro 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan Toko Online Pro 1 tapi dengan theme/template yang berbeda.

One-Page Portofolio / Gallery 1

One-Page Portofolio/Gallery adalah paket aplikasi web yang memfasilitasi Anda baik perseorangan maupun korporat yang ingin menampilkan/memajang portofolio/hasil karya/gallery kegiatan/p [...]

Anime/Movie Community Sharing (FullCustom)

Produk ini adalah aplikasi web full-custom yang diperuntukkan bagi Anda yang ingin membuat situs/web yang dapat menampilkan anime/movie dan dapat ditonton oleh para pengunjung. Video an [...]

Aplikasi Web: Custom Form

Aplikasi Web Custom Form, software berbasis web dengan fitur utama adalah pembuatan DYNAMIC FORM (form web dinamis). Form ini terdiri dari berbagai jenis field, seperti field input text [...]

Dasar Kriptografi: Enkripsi dan Dekripsi

Category: DownloadDate:
Saturday, 10 May 2014

JUDUL eBOOK:
Dasar Kriptografi: Enkripsi dan Dekripsi

CUPLIKAN:
"There are no such things as perfect systems". Hal ini berlaku pula dengan algoritma kriptografi. Dalam prakteknya, tidak sembarang algoritma bisa dipercaya 100% aman dalam melakukan proses enkripsi. Salah satu pertimbangannya adalah algoritma enkripsi tidak boleh digunakan untuk proses dekripsi. Jika algoritma enkripsi dapat juga digunakan untuk mendekripsi ciphertext maka algortima tersebut sebaiknya tidak digunakan sebelum diperbaiki vulnerability yang ter-ekspose tersebut. Kalau kita lihat contoh pada latihan minggu lalu, plaintext angka 3 jika di enkripsi dengan menggunakan key 3 akan menghasilkan angka 6. Serupa dengan jika kita dekrip cipertext tersebut dengan menggunakan key 3. Itulah sebabnya cara yang dilakukan oleh Julius Caesar ini tidak lagi digunakan dalam praktek kriptografi saat ini. Selain karena terlalu simple, teknik ini banyak kelemahan didalamnya. Inilah yang menyebabkan tidak sembarang orang dapat membuat pasangan algortima enkripsi dan dekripsi yang tangguh dan aman.

URL DOWNLOAD:
Dasar Kriptografi: Enkripsi dan Dekripsi


No comments...
>> Comments closed. <<