i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Template: ANIME-MAX

ANIME-MAX adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk situs yang menyediakan link download atau nonton online video dalam kasus ini contohnya adalah anime ta [...]

Aplikasi Web: Online Shop PRO 1

Toko Online Pro 1 adalah paket full-features aplikasi toko online yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis Anda secara online. Aplikasi ini memiliki fitur-fitur unggulan dan lengk [...]

Badge/Watermark Image Generator

Badge/Watermark Image Generator adalah aplikasi web yang digunakan untuk membuat badge/watermark atau penanda pada foto/gambar yang biasanya digunakan misalnya pada penanda foto produk [...]

Aplikasi Web: WebReview-Series 2

Web Review-Series 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan Web Review-Series 1 tapi dengan theme/template yang berbeda (theme yang dipakai pada versi ini adalah theme yang respons [...]

Aplikasi Web: Forum Mirip Twitter

Aplikasi ini merupakan aplikasi layaknya forum pada umumnya. Hal spesial dari aplikasi ini adalah adanya tambahan yang mirip dengan Twitter. Fitur-fitur yang dimiliki antara lain: foll [...]

Starter: Anime/Movie Sharing

Produk yang satu ini adalah aplikasi web yang dikhususkan bagi Anda yang ingin memiliki situs/web yang dengan fasilitas untuk menampilkan anime/movie dan dapat ditonton oleh para pengun [...]

2010
22Sept

Lagi-lagi Soal Bencana

Post category: Selingan

Ini adalah posting saya jaman doeloe (sekitar tahun 2007 kalau tidak salah) tapi kayaknya kok masih cukup relevan dengan keadaan sekarang (yang berarti bahwa belum ada perubahan yang signifikan antara doeloe dan sekarang).

Negeri ini secara bertubi-tubi terus saja dihantam dengan berbagai macam bencana, baik itu bencana alam maupun bencana yang berupa kecelakaan. Dari "kecelakaan" kapal dan pesawat terbang hinggga yang masih sangat hangat di telinga kita saat ini yaitu banjir yang lagi-lagi melanda ibukota negara, Jakarta.

Nampaknya pemerintah - termasuk masyarakat, turut andil dalam terjadinya semua ini. Kita ambil contoh adalah kejadian di Jakarta yang hampir tiap tahun menjadi langganan banjir. Padahal secara teoritis banjir merupakan bencana alam yang "paling mungkin" utk dapat diantisipasi sehingga dapat dicegah atau paling tidak jumlah korban bisa diminimalisasi.

Untuk hal yang dapat diantisipasi seperti ini, kita bisa mempersiapkan segala sesuatunya sebaik mungkin. Kita bisa memulainya dengan lingkungan. Paling tidak di tiap-tiap perkampungan minimal ada tiga ataupun lebih sumur peresapan. Hal ini berguna untuk menyimpan air yang mengalir di atasnya. Selain itu, pembuatan jalan juga harus memperhatiakn masalah resapan. Jangan mengaspal seluruh badan jalan. Paling tidak sisakan sedikit tempat bagi air untuk meresap ke dalam tanah. Penataan pemukiman penduduk perlu diperhatikan dalam hal pembangunan saluran air, selokan, dan MCK.

Selain masalah lingkungan, kita juga perlu mempersiapkan berbagai macam peralatan yang akan membantu kita jika tiba-tiba banjir datang. Pertama kita perlu mempersiapkan minimal ban karet agar kita tidak tenggelam kalau banjir datang dengan volume yang besar. Bisa juga membeli perahu (baik yang bermotor atau perahu dayung). Barang-barang penting seperti surat-surat berharga, ijazah, benda-benda elektronik ringan bisa diletakkan di dalam perahu ini sehingga ketika banjir datang, kita tak perlu pusing-pusing menyelamatkan barang-barang tersebut.

Usahakan menempatkan barang-barang elektronik agak sedikit di atas tanah. Bisa di atas meja, kursi, ataupun yang lain. Atau masukkan barang-barang yang dianggap penting ke dalam plastik atau tas kresek. Intinya kalau seandainya air perlahan-lahan memasuki rumah, barang-barang tersebut tidak terkena air dan dengan segera kita bisa memindahkannya ke perahu atau ke tempat lain dengan cepat. Ketika terjadi banjir yang pertama dilakukan adalah tenangkan diri kita terlebih dahulu. Jangan panik sehingga kita bisa berpikir dengan logis mengenai apa yang akan kita lakukan selanjutnya.

Kalau Anda masih memiliki bayi atau anak kecil, segera gendong dan kalau perlu Anda bisa mengikatnya bersama Anda. Hal ini dilakukan supaya mereka tidak terbawa arus air. Kalaupun mereka terbawa arus air, Anda masih bersama mereka sehingga keadaannya bisa Anda pantau. Cara yang lebih ekstrim lagi, kurangi saja orang yang bermukim di Jakarta. Banjir kan terjadi karena terlalu banyak orang yang mendiami suatu tempat dan mereka ini tak pernah perduli dengna lingkungannya seperti membuang sampah di sungai atau selokan. Kalau belum bisa ya ubah kebiasaan hidup yg tak sehat itu.


No comments...
>> Comments closed. <<