i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

WP Plugins: RSS to Post

RtoP adalah WordPress Plugins yang memudahkan untuk membuat post yang content-nya berasal dari blog/web lain dalam hal ini dengan memanfaatkan RSS. RtoP dapat menyimpan banyak RSS da [...]

Belajar Online: E-learning - Kuis & Soal

"Belajar Online: E-learning - Kuis & Soal", Software/aplikasi e-learning berbasis web yang dapat digunakan oleh pengajar/guru/pembimbing atau perorangan untuk membuat soal/kuis atau per [...]

Aplikasi Web: URL Shortener Complete 1

URL Shortener Complete 1 adalah aplikasi yang membantu Anda untuk menjalankan situs/web yang memiliki fasilitas URL shortener. Pemendek URL sesuai namanya berfungsi untuk memangkas alam [...]

Aplikasi Web: Forum Mirip Twitter

Aplikasi ini merupakan aplikasi layaknya forum pada umumnya. Hal spesial dari aplikasi ini adalah adanya tambahan yang mirip dengan Twitter. Fitur-fitur yang dimiliki antara lain: foll [...]

Template Toko Online: Shopper Variant

SHOPPER-Variant adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk toko online. Template ini terdiri dari 6 halaman siap pakai yaitu home, product lists, shopping c [...]

Online Shop Basic 2

Online Shop Basic 2 adalah paket minimalis aplikasi toko online instan yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis secara online. Aplikasi ini adalah aplikasi toko online yang "sudah [...]

2009
11Juni

Mengakali Base URL di CodeIgniter

Post category: Web Development

Tulisan kali ini merupakan sedikit modifikasi kecil dari tulisan berjudul Trik Base Site URL di file config.php. Inti dari tips yang ditulis di sana adalah kita bebas mengubah nama folder tempat file-file CodeIgniter berada. Misal kita meletakkan file-file CodeIgniter di folder htdocs/ci maka kalau secara default Base URL-nya harus di-set menjadi
$config["base_url"]="http://contoh.com/ci/";
Kalau kemudian Anda mengubah nama folder ci (di htdocs) menjadi codeigniter maka Base URL-nya pun juga harus Anda ganti secara manual menjadi $config["base_url"]="http://contoh.com/codeigniter/";

Di tips tersebut config.php dimodifikasi supaya Base URL bisa dinamis dalam arti kita tak perlu mengubah Base URL ketika nama folder CodeIgniter diubah. Permasalahan yang saya hadapi ketika mencoba mempraktekkan tips di atas adalah localhost yang saya gunakan menggunakan port 8080 di belakang localhost sehingga ketika dicoba tidak bisa. Dengan mengadakan sedikit modifikasi terhadap script maka meski menggunakan port 8080 (atau berapa pun) Base URL-nya bisa tetap dinamis. Kemudian tambahkan :8080 setelah $_SERVER = ["SERVER_NAME"]

Dengan begitu tiap kali Anda mengubah folder tempat menyimpan file-file CodeIgniter, Anda tak perlu mengubah Base URL-nya. Jangan lupa untuk mencocokkan port sesuai dengan yang ada di tempat Anda, 8080 hanyalah contoh di tempat saya.


No comments...
>> Comments closed. <<