i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Aplikasi Web: Custom Form

Aplikasi Web Custom Form, software berbasis web dengan fitur utama adalah pembuatan DYNAMIC FORM (form web dinamis). Form ini terdiri dari berbagai jenis field, seperti field input text [...]

Aplikasi Web: WebReview-Series 1

Web Review-Series 1 adalah paket aplikasi web yang memfasilitasi Anda yang ingin membuat situs yang berisi review dari berbagai hal. Review tentang suatu produk, Review tentang suatu te [...]

WP Plugins: RSS to Post

RtoP adalah WordPress Plugins yang memudahkan untuk membuat post yang content-nya berasal dari blog/web lain dalam hal ini dengan memanfaatkan RSS. RtoP dapat menyimpan banyak RSS da [...]

Profile / Portofolio Pro 2

Aplikasi Profil / Portofolio Pro 2, software berbasis web untuk pengelolaan portofolio atau untuk menampilkan profil baik perusahaan maupun perseorangan. Selain itu software ini dapat p [...]

Online Shop Basic 1

Online Shop Basic 1 adalah paket minimalis aplikasi toko online instan yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis secara online. Aplikasi ini adalah aplikasi toko online yang "sudah [...]

Aplikasi Web: Forum Mirip Twitter

Aplikasi ini merupakan aplikasi layaknya forum pada umumnya. Hal spesial dari aplikasi ini adalah adanya tambahan yang mirip dengan Twitter. Fitur-fitur yang dimiliki antara lain: foll [...]

2010
29Okt

Nonton Siaran Gantung Diri di Webcam

Dunia memang semakin hari semakin dipenuhi dengan kegiatan yang aneh. Di Stockholm, Swedia ada remaja yang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri dalam sebuah rekaman via webcam. Dia adalah Marcus Jannes, remaja autis berusia 21 tahun yang merasa putus asa dan menganggap bahwa ia hidup di dunia yang terlalu keras sehingga ingin mengakiri semuanya dengan bunuh diri.

Jannes memposting niatan bunuh diri di sebuah forum internet. Dia menyatakan akan menayangkan langsung adegannya dengan merekam acara gantung diri via webcam di apartemennya. Beberapa netter pun menyaksikan kejadian tragis ini melalui situs file-sharing karena Jannes sempat menyediakan URL dan password sehingga para netter dapat "menonton" adegan bunuh dirinya.

"Aku memang punya kehidupan yang baik namun secara emosional, aku sangat rentan. Keterampilan sosialku yang rendah membuatku menjadi orang yang kesepian," tulis Jannes dalam pesan terakhirnya. Semoga ini yang terakhir dan tak ada lagi di kemudian hari orang yang bertindak "bodoh" seperti ini. Ternyata "kehidupan yang baik" dan berkecukupan tak selamanya akan membuat orang bahagia, nyaman dan tenang dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Apalagi kalau jauh dari agama maka manusia akan semakin rapuh.