i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Aplikasi Web: Custom Form

Aplikasi Web Custom Form, software berbasis web dengan fitur utama adalah pembuatan DYNAMIC FORM (form web dinamis). Form ini terdiri dari berbagai jenis field, seperti field input text [...]

Aplikasi Web: Online Shop PRO 1

Toko Online Pro 1 adalah paket full-features aplikasi toko online yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis Anda secara online. Aplikasi ini memiliki fitur-fitur unggulan dan lengk [...]

Aplikasi Web: URL Shortener Complete 2

URL Shortener Complete 2 adalah aplikasi yang membantu Anda untuk menjalankan situs/web yang memiliki fasilitas URL shortener. Pemendek URL sesuai namanya berfungsi untuk memangkas alam [...]

Template Toko Online: Shopper Variant

SHOPPER-Variant adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk toko online. Template ini terdiri dari 6 halaman siap pakai yaitu home, product lists, shopping c [...]

Belajar Online: E-learning - Kuis & Soal

"Belajar Online: E-learning - Kuis & Soal", Software/aplikasi e-learning berbasis web yang dapat digunakan oleh pengajar/guru/pembimbing atau perorangan untuk membuat soal/kuis atau per [...]

Profile / Portofolio Pro 1

Aplikasi Profil / Portofolio Pro 1, software berbasis web untuk pengelolaan portofolio atau untuk menampilkan profil baik perusahaan maupun perseorangan. Selain itu software ini dapat p [...]

2014
14Mei

NSA Dituding Tempel Penyadap di Produk AS

Lembaga intelijen Amerika Serikat, NSA (National Security Agency) diduga selama ini "mengakali" perangkat-perangkat router dan server buatan vendor Amerika Serikat yang dijual ke luar negeri. Dengan demikian, NSA bisa mendapatkan akses ke seluruh jaringan di mana server atau router tersebut digunakan. Laporan tersebut diungkap oleh harian Inggris, The Guardian pada Senin (12/5/2014). "Lembaga tersebut kemudian memasang tool backdoor surveilance yang dikemas jadi satu dengan perangkat, dan diberi segel perusahaan untuk diekspor," tulis The Guardians. Cara kerja NSA tersebut tertulis dalam dokumen NSA yang dibocorkan oleh Edward Snowden. Diduga, praktik tersebut telah dilakukan NSA sejak Juni 2010. Dalam laporan The Guardian, apa yang dilakukan NSA ini dikatakan terjadi saat perangkat-perangkat tersebut diekspor dari AS. Pihak NSA mencegat aliran produk tersebut, membongkarnya, lalu memasang peranti yang dibutuhkan. Setelah selesai dengan aksinya, NSA akan membungkus lagi produk-produk itu agar tampak gres, seperti baru keluar dari pabrik.... detail[...]