i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Aplikasi Web: Online Sho..

Toko Online Pro 1 adalah paket full-features aplikasi toko online yang dapat digunakan untuk me [...]

Profile / Portofolio Pro..

Aplikasi Profil / Portofolio Pro 1, software berbasis web untuk pengelolaan portofolio atau unt [...]

Web Profil / Portofolio ..

Web Profil/Portofolio Basic 1, aplikasi/software untuk mengelola portofolio (atau bisa juga dij [...]

Toko Online Barang Digit..

Toko Online Barang Digital 1 adalah paket full-features aplikasi toko online khusus untuk benda [...]

Online Shop Basic 2

Online Shop Basic 2 adalah paket minimalis aplikasi toko online instan yang dapat digunakan unt [...]

Aplikasi Web: URL Shorte..

URL Shortener Complete 1 adalah aplikasi yang membantu Anda untuk menjalankan situs/web yang me [...]

2010
12Sept

"Pantun Idul Fitri" dan Salah Kaprah Lainnya

Post category: Sharing

Barangkali selama dua tiga hari ke belakang (saat peringatan Idul Fitri atau acara "salam-salaman") anda sering sekali mendengarkan ungkapan ini:

"Minal 'aidin wal faizin... mohon maaf lahir dan batin"

Sekilas memang nampaknya begitu serasi dan sajaknya bagus (berakhiran -in) tapi tahukah anda bahwa "Minal 'aidin wal faizin" itu artinya bukan "mohon maaf lahir dan batin". Hal ini cukup menggelitik saya selama beberapa tahun belakangan. Bahkan salah satu teman, saya tanyakan "Minal 'aidin wal faizin" itu artinya apa dan tahukah anda apa jawabannya?

Ya, tepat sekali (mungkin orang yang ada di sekitar anda juga begitu)... dia menjawab, "Minal 'aidin wal faizin itu artinya mohon maaf lahir dan batin". Padahal dari segi bahasa, minal 'aidin berarti "(semoga kita) termasuk orang-orang yang kembali." Kembali di sini adalah kembali kepada fitrah, yakni "asal kejadian", atau "kesucian", atau "agama yang benar" sedangkan al-faizin diambil dari kata fawz yang berarti "keberuntungan" atau kemenangan.

Bahkan waktu kemaren sehari sebelum ramadhan berakhir, saya tidak sengaja mendengar (karena saya memang tidak menontonnya) sebuah acara di telepisi sewaktu mau mandi sore ada presenter yang ngomong begini, "blablabla... malam qiyamul lail ... blablabla" dan "blablabla ...dengan hampir berakhirnya bulan ramadhan maka berakhir juga sholat tahajud (atau sholat lail saya agak lupa)... blablabla"

Hehehe, mungkin anda yang tahu geli juga ya mendengarnya? Saya tidak tahu pasti apakah penyebutan kedua pernyataan di atas gara-gara salah script atau memang karena asal nulis script. Mungkin anda ada yang tahu? Semoga itu bukan sekian banyak tambahan bentuk salah kaprah yang ada di negeri ini.


No comments...
>> Comments closed. <<