i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Toko Online Barang Digital 1

Toko Online Barang Digital 1 adalah paket full-features aplikasi toko online khusus untuk benda/barang digital seperti aplikasi/software atau ebook pdf, doc dkk yang dapat digunakan unt [...]

Profile / Portofolio Pro 2

Aplikasi Profil / Portofolio Pro 2, software berbasis web untuk pengelolaan portofolio atau untuk menampilkan profil baik perusahaan maupun perseorangan. Selain itu software ini dapat p [...]

Badge/Watermark Image Generator

Badge/Watermark Image Generator adalah aplikasi web yang digunakan untuk membuat badge/watermark atau penanda pada foto/gambar yang biasanya digunakan misalnya pada penanda foto produk [...]

Aplikasi Web: Custom X

Aplikasi Web Custom X, software berbasis web dinamis dengan fitur utama adalah pembuatan SURVEY dan/atau POLLING dengan jumlah yang tidak dibatasi. Selain itu aplikasi ini juga memiliki [...]

One-Page Portofolio / Gallery 1

One-Page Portofolio/Gallery adalah paket aplikasi web yang memfasilitasi Anda baik perseorangan maupun korporat yang ingin menampilkan/memajang portofolio/hasil karya/gallery kegiatan/p [...]

One-Page Portofolio / Gallery 3

One-Page Portofolio / Gallery 3 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan One-Page Portofolio / Gallery 1 tapi dengan theme/template yang berbeda.

2010
06Mei

PCLinuxOS 2010 dan KDE 4

Post category: GNU/Linux

Tulisan ini merupakan sedikit lanjutan dari tulisan sebelumnya, PCLinuxOS 2010 Tampil dengan Wajah Baru?. Sejak dulu emang saya dah suka dengan PCLinuxOS. Meskipun bukan distro yang pertama kali saya coba tapi minimal distro ini adalah distro yang pertama kali menunjukkan kepada saya bahwa distro GNU/Linux itu ternyata bisa memutar berbagai macam format file multimedia. Waktu itu yang saya coba adalah PCLinuxOS 2004 dengan KDE 3 kalau gak salah. Distro ini udah bisa muter (secara default setelah instalasi) hampir semua format multimedia termasuk yang jarang-jarang dipakai seperti .rm (real media dan mungkin rmvb juga bisa tapi waktu itu saya belom punya file rmvb jadi gak bisa nyobain).

Oke, kembali ke....PCLinuxOS 2010. Alhamdulillah, lagi-lagi saya dikejutkan setelah pada versi-versi sebelumnya nih distro seakan dimodifikasi atau gimana ya sehingga codec-nya ada beberapa yang hilang sehingga berakibat pada kemampuannya untuk memainkan beragam format file multimedia menjadi berkurang. Rilis 2010 saya iseng-iseng mencoba memainkan file rmvb (biasalah film naruto shippuuden) dan ternyata langsung bisa dimainkan meskipun muncul beberapa warning tapi secara umum lancar-lancar aja. Video Player yang dipaketkan pada rilis ini adalah SMPlayer, padahal kalau gak salah dulu setia sama Kaffeine dan dilanjutkan beberapa generasi dengan MPlayer. Sekarang kok pakai SMPlayer? Ya, miriplah sama MPlayer karena SMPlayer cuman beda tampilannya aja dan engine-nya tetap mplayer.

Kita lanjutkan dengan main menu-nya yang secara default disebut "Classic Menu" (atau mungkin K Menu?). Beberapa distro yang menggunakan KDE 4 biasanya menyandingkan main menu-nya dengan KickOff (bahkan kalau gak salah PCLinuxOS 2009 yang masih menggunakan KDE 3 juga memajang KickOff sebagai main menu-nya). Tentu saja, rilis 2010 ini juga membawa KickOff sebagai main menu-nya. Hanya saja bukan sebagai main menu default. Anda bisa mengganti Classic Menu dengan mengklik kanan logo (PC) dan pilih Switch to KickOff Menu Style.

Satu hal lagi yang ingin saya bahas adalah tentang Desktop Effect. Saya mungkin udah agak ketinggalan soal berbagai fasilitas yang ada di KDE 4 karena selama ini lebih sering menggunakan GNOME. Desktop Effect ini mirip dengan Compiz hanya saja lebih sederhana dan lebih ringan (saya suka yang satu ini). Mungkin tidak sekompleks Compiz tapi effect-nya keren kok dan buat saya kayaknya dah cukuplah untuk mempercantik penampilan desktop. Kalau mau digabung sama Compiz ya boleh-boleh aja. Silahkan Anda coba kalau berminat :)

Ada satu yang kelupaan, dari ketiga versi desktop environment ini, semuanya gak ada OpenOffice.org di dalamnya. Mungkin supaya ngirit kali ya sehingga bisa diselipi berbagai aplikasi yang lainnya? Yang ada hanyalah shortcut untuk (kayaknya secara otomatis men-download kemudian baru meng-install OOo), saya akan segera mencoba yang satu ini di kampus kalau internet-nya agak cepet....:)


abu nadifa | 14 May 2010
kosong
Komentar: Mas,
Kalo mau ganti desktop environment gimana caranya?
Misal saya install PCLOS dengan KDE. Nah, ntar saya mau pasang Gnome. Gimana caranya? trus gimana cara switch dari KDE ke GNOME atau sebaliknya?
Terima kasih. Salam

admin:
ini jawaban singkatnya, coba search pakai synaptic ketik KDE lalu install kde-base, ntar paket2 lain yang jadi dependency akan langsung ter-install. Kalau mau milih DE, saat mau login, pilih (biasanya di bagian bawah GDM or KDM ada pilihannya) KDE atau Gnome.
>> Comments closed. <<