i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Web Profil / Portofolio Basic 1

Web Profil/Portofolio Basic 1, aplikasi/software untuk mengelola portofolio (atau bisa juga dijadikan sebagai photo/image gallery) atau untuk menampilkan profil perusahaan maupun perseo [...]

One-Page Portofolio / Gallery 2

One-Page Portofolio / Gallery 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan One-Page Portofolio / Gallery 1 tapi dengan theme/template yang berbeda (theme yang dipakai pada versi ini a [...]

Online Shop Basic 1

Online Shop Basic 1 adalah paket minimalis aplikasi toko online instan yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis secara online. Aplikasi ini adalah aplikasi toko online yang "sudah [...]

Aplikasi Web: URL Shortener Complete 2

URL Shortener Complete 2 adalah aplikasi yang membantu Anda untuk menjalankan situs/web yang memiliki fasilitas URL shortener. Pemendek URL sesuai namanya berfungsi untuk memangkas alam [...]

Template Toko Online: Shopper

SHOPPER adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk toko online. Template ini terdiri dari 6 halaman siap pakai yaitu home, product lists, shopping cart, det [...]

Belajar Online: E-learning - Kuis & Soal

"Belajar Online: E-learning - Kuis & Soal", Software/aplikasi e-learning berbasis web yang dapat digunakan oleh pengajar/guru/pembimbing atau perorangan untuk membuat soal/kuis atau per [...]

2014
30Mei

Penemu Konsep Internet di Tahun 1895

Pada tahun 1895, seorang pengusaha asal Belgia bernama Paul Otlet pernah membayangkan sebuah jaringan informasi global seperti internet yang baru ada di tahun 1980-an. Hal ini dikemukakan oleh Alex Wright dalam bukunya "Cataloguing The World". Wright juga adalah seorang direktur dan periset di New York Times. Wright mengatakan Otlet membayangkan sebuah perpustakaan universal yang bisa diakses dari jarak jauh. Seperti layaknya internet, Otlet membayangkan menyimpan pengetahuan yang ada di dunia ke dalam sebuah sistem yang tersentralisir dan saling terhubung. Selama empat dekade, Otlet bersama rekannya, Henri La Fontaine, berusaha menyempurnakan konsep ini. Pada awalnya konsep mereka menyerupai lapisan data demi lapisan data yang diproyeksikan dari sebuah pusat pengetahuan.... detail [...]