i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Aplikasi Web: Forum Mirip Twitter

Aplikasi ini merupakan aplikasi layaknya forum pada umumnya. Hal spesial dari aplikasi ini adalah adanya tambahan yang mirip dengan Twitter. Fitur-fitur yang dimiliki antara lain: foll [...]

Anime/Movie Community Sharing (FullCustom)

Produk ini adalah aplikasi web full-custom yang diperuntukkan bagi Anda yang ingin membuat situs/web yang dapat menampilkan anime/movie dan dapat ditonton oleh para pengunjung. Video an [...]

Toko Online Barang Digital 1

Toko Online Barang Digital 1 adalah paket full-features aplikasi toko online khusus untuk benda/barang digital seperti aplikasi/software atau ebook pdf, doc dkk yang dapat digunakan unt [...]

Template Toko Online: Shopper

SHOPPER adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk toko online. Template ini terdiri dari 6 halaman siap pakai yaitu home, product lists, shopping cart, det [...]

Online Shop Basic 1

Online Shop Basic 1 adalah paket minimalis aplikasi toko online instan yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis secara online. Aplikasi ini adalah aplikasi toko online yang "sudah [...]

One-Page Portofolio / Gallery 2

One-Page Portofolio / Gallery 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan One-Page Portofolio / Gallery 1 tapi dengan theme/template yang berbeda (theme yang dipakai pada versi ini a [...]

Penyebab Start-Up Linux Mint Menjadi Lambat

Category: GNU/LinuxDate:
Wednesday, 04 Aug 2010

Salah satu kemungkinan penyebab lambatnya start up Linux Mint (dan kemungkinan juga distro linux lainnya) adalah terlalu banyak aplikasi yang diinstall. Mengapa kok Linux Mint? Ya karena saya menggunakan distro ini sehingga lebih cocok kalau saya ngomongin ini daripada yang lain. Kan Nggak lucu saya menggunakan Linux Mint kok ngomongin Windows 7, dari mana saya tahu kalau nggak makai?

Selain itu, Linux Mint juga menyertakan Mint Menu yang saya kira menjadi sebab lain lambannya start up ketika sudah cukup banyak aplikasi yang tertanam di dalamnya. Soalnya pada saat mulai masuk ke desktop, mint menu meload daftar software yang sudah ter-install sehingga ketika dibutuhkan nantinya bisa diakses dengan cepat. Bayangkan saja, semakin banyak software yang ter-install maka tentu akan semakin banyak pula waktu yang diperlukan untuk me-load-nya (terutama saat setelah akan masuk desktop).

Mint Menu memang sangat memudahkan kita dalam mengakses shortcut aplikasi (sedikit lebih baik daripada menu bawaan GNOME maupun modifikasi lainnya dan lebih responsif daripana GnoMenu sekalipun, menurut saya). Kalau anda perhatikan maka saat pertama kali anda mengakses Mint Menu (baik setelah login maupun setelah anda melakukan berbagai hal dan kemudian baru mengakses Mint Menu) maka akan terasa ada jeda (tak sampai satu detik tergantung spesifikasi hardware yang digunakan). Untuk pertama kali memang ada jeda dan setelah itu lancar-lancar saja (seolah tak ada jeda waktu karena saking kecilnya jeda).

Saya baru menyadari ini setelah meng-install banyak bangget aplikasi dari Repo (lokal repository). Saya pikir itu karena ada sesuatu yang tidak beres dengan Linux Mint karena udah dipakai cukup lama tapi setelah saya bandingkan dengan Linux Mint 9 yang masih fresh (kosong dalam arti hanya ada aplikasi bawaan) kok "jeda waktu" terasa sekali. Ini mungkin hanya salah satu penyebab saja mengapa start-up menjadi lebih lama dan kalau setelah anda mencoba menghapus "aplikasi yang tak terlalu berguna" kemudian start up masih juga lama, maka investigasi lebih lanjut perlu dilakukan.


No comments...
>> Comments closed. <<