i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Web Profil / Portofolio Basic 1

Web Profil/Portofolio Basic 1, aplikasi/software untuk mengelola portofolio (atau bisa juga dijadikan sebagai photo/image gallery) atau untuk menampilkan profil perusahaan maupun perseo [...]

Badge/Watermark Image Generator

Badge/Watermark Image Generator adalah aplikasi web yang digunakan untuk membuat badge/watermark atau penanda pada foto/gambar yang biasanya digunakan misalnya pada penanda foto produk [...]

Starter: Anime/Movie Sharing

Produk yang satu ini adalah aplikasi web yang dikhususkan bagi Anda yang ingin memiliki situs/web yang dengan fasilitas untuk menampilkan anime/movie dan dapat ditonton oleh para pengun [...]

Profile / Portofolio Pro 1

Aplikasi Profil / Portofolio Pro 1, software berbasis web untuk pengelolaan portofolio atau untuk menampilkan profil baik perusahaan maupun perseorangan. Selain itu software ini dapat p [...]

Online Shop Basic 1

Online Shop Basic 1 adalah paket minimalis aplikasi toko online instan yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis secara online. Aplikasi ini adalah aplikasi toko online yang "sudah [...]

Anime/Movie Community Sharing (FullCustom)

Produk ini adalah aplikasi web full-custom yang diperuntukkan bagi Anda yang ingin membuat situs/web yang dapat menampilkan anime/movie dan dapat ditonton oleh para pengunjung. Video an [...]

2011
13Feb

Rasa Syukur dan Bandwidth yang Terbatas

Mayoritas manusia kemungkinan akan "gagal bersyukur" ketika terus menerus menerima karunia dan "rezeki" yang terlalu banyak. Tak usah membayangkan yang jauh-jauh tapi coba saja tengok bagaimana orang-orang terbiasa menikmati koneksi internet dengan bandwidth katakanlah 500 kbps dan kemudian suatu waktu ternyata koneksi internetnya sedang ngadat karena satu dan lain hal dan turun ke 100 kbps. Kemungkinan mereka akan "marah-marah dan menggerutu" atau malah mengamuk?.

Sebaliknya, ada orang yang sehari-hari biasa "menikmati internet" mentok di 5 kbps nampaknya akan "lebih bisa bersyukur" ketika tiba-tiba mendapatkan koneksi dengan kecepatan 25 kbps. Padahal kalau dilihat dari angkanya tentu 25 kbps dibandingkan 100 kbps rasanya cukup signifikan, tapi mengapa perasaan tidak terima nampaknya menjangkiti mereka yang koneksinya turun. Ya, mungkin karena udah terlalu sering "memperoleh kenyamanan" sehingga lupa bahwa kenyamanan itu sendiri adalah karunia Allah SWT yang harus disyukuri.