i Blogger and U?

from X-periment to X-perience

2010
31Juli

RSS Sebenarnya untuk Apa? (bagian 2 Konsekuensi Penggunaan RSS)

published by Moch. Iqbal Chahyadi
kategori posting: Bleach, telah ditampilkan sebanyak 777 kali

Share posting ini di:
Share on Facebook Reddit Del.icio.us Digg Technorati Slashdot Google Bookmarks Mixx Blinklist Yahoo MyWeb

Melanjutkan dari tulisan sebelumnya tentang RSS kali ini saya ingin membahas konsekuensi penggunaan RSS. RSS adalah fasilitas yang "wajib" ada dalam situs berita atau blog (pada umumnya) yang sering di-update (tapi blog yang jarang di-update pun juga masih menyediakan RSS). Orang-orang yang biasa berkunjung ke situs berita atau blog lebih dimudahkan dengan adanya RSS karena biasanya mereka tidak akan membaca semua berita/artikel yang ditawarkan tapi hanya beberapa saja yang dianggap menarik atau penting.

Melalui RSS maka pengunjung tidak perlu "datang langsung" ke situs berita atau blog yang bersangkutan tapi cukup dengan melihat RSS saja dan kalau ada yang menarik perhatian dan keingintahuan maka barulah mengunjungi situs berita atau blog untuk melihat artikel selengkapnya. Seiring dengan perkembangan maka RSS pun juga tidak hanya untuk mengetahui update dari suatu situs berita atau blog saja tapi juga dimanfaatkan untuk membuat sebuah web yang berisi kumpulan RSS dari berbagai macam situs berita atau blog yang kemudian dikenal dengan RSS Aggregator Site.

Menurut saya, RSS Aggregator Site bukan sebuah tindakan "mencuri content" dari suatu situs berita atau blog karena toh yang ditampilkan juga bukan keseluruhan content melainkan hanya preview-nya saja. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan oleh pemilik situs berita atau blog adalah dengan menyediakan RSS berarti anda sudah memberikan "hak" kepada pengakses RSS untuk melakukan "segala sesuatu" terhadap apa yang anda share. Tentu saja tidak boleh mengaku-aku isi RSS yang diambil dari situs berita atau blog lain sebagai hasil karyanya sendiri.

Bagi anda yang tidak menginginkan (:baca tidak rela) RSS diambil oleh Pengumpul RSS maka ya silahkan diakali sendiri :). Mau dihilangkan RSS-nya sama sekali atau hanya judul saja yang ditampilkan, itu sebuah pilihan. Saya hanya ingin mengingatkan bahwa tanpa RSS pun kalau orang mau melakukan copas (copy-paste) terhadap blog anda itu sangat mudah dilakukan (kecuali anda memproteksi content anda dan seberapa efektifkah proteksi itu dalam mencegah orang melakukan copas?).
Artikel-artikel yang sejenis:






Your Reply...

Nama

E-mail

URL Blog (boleh kosong)



Captcha: 64 + 7 :