i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Aplikasi Web: WebReview-Series 2

Web Review-Series 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan Web Review-Series 1 tapi dengan theme/template yang berbeda (theme yang dipakai pada versi ini adalah theme yang respons [...]

Badge/Watermark Image Generator

Badge/Watermark Image Generator adalah aplikasi web yang digunakan untuk membuat badge/watermark atau penanda pada foto/gambar yang biasanya digunakan misalnya pada penanda foto produk [...]

Template: ANIME-MAX

ANIME-MAX adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk situs yang menyediakan link download atau nonton online video dalam kasus ini contohnya adalah anime ta [...]

Online Shop Basic 2

Online Shop Basic 2 adalah paket minimalis aplikasi toko online instan yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis secara online. Aplikasi ini adalah aplikasi toko online yang "sudah [...]

Aplikasi Web: URL Shortener Complete 2

URL Shortener Complete 2 adalah aplikasi yang membantu Anda untuk menjalankan situs/web yang memiliki fasilitas URL shortener. Pemendek URL sesuai namanya berfungsi untuk memangkas alam [...]

Template Toko Online: Shopper

SHOPPER adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk toko online. Template ini terdiri dari 6 halaman siap pakai yaitu home, product lists, shopping cart, det [...]

2015
12Feb

Satelit Cuaca Tercanggih Dunia Diluncurkan ke Antariksa

Diterangi sinar Matahari, roket Falcon 9 bertingkat 22 itu diluncurkan dari tepi laut pada pukul 6.03 sore waktu AS (6.03 pagi WIB tadi) dari Pangkalan Angkalan Udara Tanjung Canaveral di Florida. Peluncuran itu sempat tertunda Minggu karena masalah pada sistem pelacak radar dan Selasa ketika ada angin kencang. Cuaca cerah sewaktu peluncuran Rabu waktu AS itu, namun ombak laut yang tinggi membuat SpaceX membatalkan pengujian pendaratan tingkat pertama roket di lautan. "Sayangnya kami tidak akan mampu berupaya memperbaiki tingkat pertama roket Falcon 9," kata manajemen SpaceX seperti dikutip Reuters. Roket ini membawa Observatorium Iklim Antariksa Dalam (DSCOVR) yang adalah misi bernilai 340 juta dolar AS sokongan NASA, badan cuaca AS (NOAA) dan Angkatan Udara. DSCOVR akan menggantikan satelit pemonitor badai Matahari yang sudah berumur 17 tahun. Badai Matahari bisa mengganggu sinyal GPS, menghalangi komunikasi radio dan mempengaruhi jaringan listrik di Bumi.... detail [...]