i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Aplikasi Web: Online Shop PRO 2

Toko Online Pro 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan Toko Online Pro 1 tapi dengan theme/template yang berbeda.

Aplikasi Web: Custom X

Aplikasi Web Custom X, software berbasis web dinamis dengan fitur utama adalah pembuatan SURVEY dan/atau POLLING dengan jumlah yang tidak dibatasi. Selain itu aplikasi ini juga memiliki [...]

Aplikasi Web: URL Shortener Complete 1

URL Shortener Complete 1 adalah aplikasi yang membantu Anda untuk menjalankan situs/web yang memiliki fasilitas URL shortener. Pemendek URL sesuai namanya berfungsi untuk memangkas alam [...]

One-Page Portofolio / Gallery 3

One-Page Portofolio / Gallery 3 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan One-Page Portofolio / Gallery 1 tapi dengan theme/template yang berbeda.

Online Shop Basic 2

Online Shop Basic 2 adalah paket minimalis aplikasi toko online instan yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis secara online. Aplikasi ini adalah aplikasi toko online yang "sudah [...]

WP Plugins: RSS to Post

RtoP adalah WordPress Plugins yang memudahkan untuk membuat post yang content-nya berasal dari blog/web lain dalam hal ini dengan memanfaatkan RSS. RtoP dapat menyimpan banyak RSS da [...]

Sedikit Cerita tentang Membobol Linux Mint Isadora (dan Julia)

Category: SelinganDate:
Thursday, 20 Jan 2011

Baru saja saya nonton sebuah film yang "menggugah" saya untuk mencoba membobol linux (lagi). Meskipun bukan film tentang hacking atau sejenisnya tapi menonton film ini mengingatkan saya mengenai "urusan bobol-membobol". Posting kali ini bisa dibilang merupakan kelanjutan dari posting terdahulu tentang membobol linux juga tapi waktu itu karena terpaksa dan kalau yang sekarang ini karena "iseng". Kali ini saya mencobakan "metode" yang sudah pernah berhasil saya praktekkan dulu.

Percobaan kali ini saya terapkan pada dua distro Linux Mint yakni Isadora (Ubuntu Karmic Koala) dan Julia (Ubuntu Maverick Meerkat). Dan hasilnya sama yakni kedua distro ini sama mudahnya dibobol sebagaimana pendahulunya (Linux Mint Helena) dan "kemungkinan distro yang lain juga sama" (meskipun saya belum mencobanya). Memang ini bukan bugs jadi nampaknya tidak (akan) diperbaiki. Saya hanya "melihat dari sisi lain" saja sehingga bisa membobol masuk ke desktop Linux tanpa saya tahu apa password yang digunakan. Mungkin agak berbeda dengan Brute Force Attack yang akan memakan waktu lebih lama untuk password yang memiliki jumlah karakter lebih banyak maka untuk yang saya barusan coba ini berapa pun panjang password yang digunakan maka lama waktu untuk membobolnya (kelihatannya) tidak akan banyak berubah. Sebagaimana posting yang dulu maka kali ini pun saya hanya cerita tanpa memberi tahu "bagaimana caranya".

Saya pikir "filosofi" melihat dari sisi yang lain atau mungkin ada yang menyebutnya out of the box (padahal in the box kita juga bisa melihat dari berbagai sisi jadi tak harus out kalau in udah bisa melihatnya....hohoho!!!) bisa juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya ketika suatu hari anda menerima "kesialan yang bertubi-tubi" dalam satu hari. Kejadian semcam ini bisa anda lihat dari berbagai sisi. Dan apabila anda melihat dari sisi yang salah maka hari itu mungkin akan "benar-benar sial sepanjang hari".


No comments...
>> Comments closed. <<