i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Anime/Movie Community Sharing (FullCustom)

Produk ini adalah aplikasi web full-custom yang diperuntukkan bagi Anda yang ingin membuat situs/web yang dapat menampilkan anime/movie dan dapat ditonton oleh para pengunjung. Video an [...]

Aplikasi Web: WebReview-Series 2

Web Review-Series 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan Web Review-Series 1 tapi dengan theme/template yang berbeda (theme yang dipakai pada versi ini adalah theme yang respons [...]

Aplikasi Web: Custom Form

Aplikasi Web Custom Form, software berbasis web dengan fitur utama adalah pembuatan DYNAMIC FORM (form web dinamis). Form ini terdiri dari berbagai jenis field, seperti field input text [...]

WP Plugins: RSS to Post

RtoP adalah WordPress Plugins yang memudahkan untuk membuat post yang content-nya berasal dari blog/web lain dalam hal ini dengan memanfaatkan RSS. RtoP dapat menyimpan banyak RSS da [...]

Web Profil / Portofolio Basic 2

Web Profil/Portofolio Basic 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan Web Profil/Portofolio Basic 1 tapi dengan theme/template yang berbeda.

One-Page Portofolio / Gallery 1

One-Page Portofolio/Gallery adalah paket aplikasi web yang memfasilitasi Anda baik perseorangan maupun korporat yang ingin menampilkan/memajang portofolio/hasil karya/gallery kegiatan/p [...]

Senangnya Bisa Copy-Paste Tulisan Orang Lain

Category: BloggingDate:
Sunday, 20 Jun 2010

Barusan tidak sengaja membaca sebuah comment di blog orang lain yang nampaknya "mendukung sekali" budaya copas (copy-paste) di kalangan blogger. Alasannya sih karena ilmu dan pengetahuan yang didapatkan oleh seseorang itu kan pada hakekatnya juga hasil meniru dan mencontoh dari gurunya, dari orang tuanya, dari temannya atau dari tempat lain. Jadi sah-sah saja kalau "ilmu dan pengetahuan hasil copas" seperti itu di-copy dengan semena-mena dan seenaknya sendiri.

Silahkan saja bagi anda yang memiliki pandangan semacam itu karena toh saya juga tak bisa melarang orang lain memiliki pendapat. Tapi bagi saya sendiri, cara melihat budaya copas adalah coba saja bayangkan kalau anda yang "menjadi korban" kegiatan semacam itu. Apakah anda rela hasil karya anda digunakan oleh orang lain untuk kepentingannya sendiri? Ataukah anda mau ketika hasil karya anda diaku-aku oleh orang lain sebagai hasil karyanya? Kalau anda mau dan rela ya silahkan saja lakukan copas tanpa merujuk ke asalnya.

Bagi saya, kalau toh terpaksa harus meng-copy dari tempat lain, sebaiknya dikasih embel-embel dari mana tulisan itu diambil sehingga Si Pembuat tulisan tidak kecewa karena tulisannya diambil tanpa "babibu". Keputusan terakhir tetap pada anda sebagai pelaku. Mau "white copas" atau "black copas" itu terserah anda! Tulisan berlanjut ke Marah karena Tulisan diambil Orang Lain


No comments...
>> Comments closed. <<