i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

One-Page Portofolio / Gallery 1

One-Page Portofolio/Gallery adalah paket aplikasi web yang memfasilitasi Anda baik perseorangan maupun korporat yang ingin menampilkan/memajang portofolio/hasil karya/gallery kegiatan/p [...]

One-Page Portofolio / Gallery 2

One-Page Portofolio / Gallery 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan One-Page Portofolio / Gallery 1 tapi dengan theme/template yang berbeda (theme yang dipakai pada versi ini a [...]

One-Page Portofolio / Gallery 3

One-Page Portofolio / Gallery 3 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan One-Page Portofolio / Gallery 1 tapi dengan theme/template yang berbeda.

Profile / Portofolio Pro 2

Aplikasi Profil / Portofolio Pro 2, software berbasis web untuk pengelolaan portofolio atau untuk menampilkan profil baik perusahaan maupun perseorangan. Selain itu software ini dapat p [...]

Aplikasi Web: WebReview-Series 2

Web Review-Series 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan Web Review-Series 1 tapi dengan theme/template yang berbeda (theme yang dipakai pada versi ini adalah theme yang respons [...]

Web Profil / Portofolio Basic 2

Web Profil/Portofolio Basic 2 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan Web Profil/Portofolio Basic 1 tapi dengan theme/template yang berbeda.

2014
13Juni

Ilmuwan buat virus serupa virus Flu Spanyol

Para ilmuwan menggunakan fragmen dari virus flu unggas untuk membuat virus yang serupa dengan virus Flu Spanyol, penyebab pandemi influenza tahun 1918, wabah paling parah yang tercatat pernah terjadi. Hasil studi para peneliti Amerika Serikat menunjukkan bahwa pandemi parah seperti tahun 1918, yang membunuh sekitar 40 juta orang di seluruh dunia, kemungkinan bisa muncul lagi di masa depan, demikian menurut para peneliti yang dipimpin oleh Yoshihiro Kawaoka dari University of Wisconsin-Madison. Para ilmuwan meneliti data induk publik, mereka mengidentifikasi delapan gen dari virus flu unggas yang diisolasi dari bebek liar yang memiliki kesamaan genetik luar biasa dengan penyusun virus 1918. Mereka menggunakan teknik yang disebut rekayasa balik genetik untuk membangkitkan virus yang asam amino penyusun proteinnya hanya berbeda tiga persen dari virus penyebab wabah tahun 1918.... detail [...]