i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Aplikasi Web: WebReview-Series 1

Web Review-Series 1 adalah paket aplikasi web yang memfasilitasi Anda yang ingin membuat situs yang berisi review dari berbagai hal. Review tentang suatu produk, Review tentang suatu te [...]

Belajar Online: E-learning - Kuis & Soal

"Belajar Online: E-learning - Kuis & Soal", Software/aplikasi e-learning berbasis web yang dapat digunakan oleh pengajar/guru/pembimbing atau perorangan untuk membuat soal/kuis atau per [...]

Anime/Movie Community Sharing (FullCustom)

Produk ini adalah aplikasi web full-custom yang diperuntukkan bagi Anda yang ingin membuat situs/web yang dapat menampilkan anime/movie dan dapat ditonton oleh para pengunjung. Video an [...]

Profile / Portofolio Pro 2

Aplikasi Profil / Portofolio Pro 2, software berbasis web untuk pengelolaan portofolio atau untuk menampilkan profil baik perusahaan maupun perseorangan. Selain itu software ini dapat p [...]

Starter: Anime/Movie Sharing

Produk yang satu ini adalah aplikasi web yang dikhususkan bagi Anda yang ingin memiliki situs/web yang dengan fasilitas untuk menampilkan anime/movie dan dapat ditonton oleh para pengun [...]

Web Profil / Portofolio Basic 1

Web Profil/Portofolio Basic 1, aplikasi/software untuk mengelola portofolio (atau bisa juga dijadikan sebagai photo/image gallery) atau untuk menampilkan profil perusahaan maupun perseo [...]

2009
02Apr

Setting DNS untuk Domain dan Hosting Gratisan

Post category: OtherSide

Saat ini banyak netter yang memiliki ???rumah??? sendiri di internet. Entah itu berupa website, blog, atau yang lain. Artinya kita bisa melihat sisi lain netter melalui halaman web yang dimilikinya. Para pengguna internet (mungkin khususnya di Indonesia) lebih menyukai membuat ???rumah sendiri??? dengan memanfaatkan situs-situs penyedia free space. Sayangnya dengan menumpang di situs-situs semacam itu, mau tidak mau pengguna harus mengikuti aturan yang ditetapkan oleh penyedia layanan. Akibatnya pengguna tidak memiliki akses penuh terhadap layanan yang diikutinya.


Salah satu konsekuensi yang harus diterima adalah (mayoritas) pengguna hanya akan mendapatkan subdomain dari penyedia layanan. Misalkan Anda mendaftar layanan blog gratisan di wordpress.com maka Anda akan memiliki alamat blog nama-anda.wordpress.com atau ketika Anda mendaftarkan di penyedia free hosting semacam www.0fees.net, maka Anda akan memiliki hosting sendiri (sampai saat tulisan ini dibuat, kapasitas yang disediakan adalah 300 MB) dengan alamat nama-anda.0fees.net


Beruntung bagi Anda yang bisa menemukan penyedia layanan free hosting dengan nama yang mudah diingat seperti contoh di atas. Celakanya, ada juga orang-orang yang kurang beruntung karena mendaftar di penyedia layanan yang salah sehingga alamat website yang didapatkannya pun menjadi susah diingat. Saya pernah melihat suatu situs yang memiliki alamat http://nama-organisasi.freewebhosting360.com/website/


Untungnya ada solusi yang bisa Anda manfaatkan untuk mengatasi nama situs yang panjang. Salah satu solusi adalah dengan memanfaatkan layanan free domain yang banyak tersedia di internet. Coba, lebih mudah diingat mana antara www.koe-sopo-yo.com dengan www.geocities.com/koe-sopo-yo/, tentu lebih mudah yang pertama, bukan? Pada kesempatan ini akan sedikit dibahas mengenai tata cara mengkonfigurasi hosting dan domain gratisan menggunakan DNS (Domain Name System). Bagi Anda yang belum mengetahui tentang DNS perhatikan sedikit keterangan berikut. Fungsi dari DNS adalah menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan). Client DNS disebut dengan resolvers dan DNS server disebut dengan name servers. Resolvers atau client mengirimkan permintaan ke name server berupa queries. Name server akan memproses dengan cara mencek ke local database DNS, menghubungi name server lainnya atau akan mengirimkan message failure jika ternyata permintaan dari client tidak ditemukan. Proses tersebut disebut dengan Forward Lookup Query, yaitu permintaan dari client dengan cara memetakan nama komputer (host) ke IP address.


Tentu yang akan dibahas di sini bukan untuk domain berakhiran .com,.net,.web.id dan sebagainya, karena kalau Anda menginginkan memiliki website dengan domain semacam itu maka Anda perlu merogoh kantong Anda lagi. Tulisan kali ini khusus buat Anda yang menyukai segala sesuatu yang gratis.


Untuk merealisasikan keinginan tersebut, cukup ikuti langkah-langkah berikut:



  1. Silahkan Anda mendaftarkan diri ke situs penyedia layanan free domain (dalam contoh ini adalah www.co.cc) dan free hosting (dalam contoh ini adalah www.0fees.net)


  2. Kita mulai dari pendaftaran domain terlebih dahulu di www.co.cc. Setelah Anda mendaftarkan diri dengan mengisi berbagai data dan login ke account Anda, di menu bagian atas klik Getting A New Domain. Ketikkan nama domain yang ingin Anda miliki (dalam contoh ini adalah jogja-ukm). Nantinya Anda akan mendapatkan domain dengan format www.nama-yang-anda-pilih.co.cc


  3. Klik Check availability untuk mengecek apakah domain yang Anda pilih sudah dipakai orang lain atau belum. Perlu diingat bahwa untuk nama-nama tertentu pihak co.cc akan menarik bayaran, jadi pastikan ketika Anda mengklik Check availability yang muncul kemudian adalah tulisan One year domain registration for $0.


  4. Setelah Anda mendapatkan nama domain, sekarang login ke account Anda di www.0fees.net


  5. Klik menu Parked Domains yang merupakan submenu dari Domains.


  6. Setelah itu masukkan nama domain yang sudah Anda daftarkan tadi (dalam contoh ini adalah jogja-ukm.co.cc) pada form Domain Name. Terakhir klik Add Parked Domain.


  7. Kalau berhasil maka Anda akan melihat di bawah Current Parked Domains adalah nama domain yang Anda masukkan tadi (dalam contoh ini adalah jogja-ukm.co.cc). Perhatikan di bagian bawah ada tulisan Name Servers to use (yaitu ns1.0fees.net dan ns2.0fees.net), salin kedua alamat tersebut.


  8. Kembali ke account co.cc, klik Manage Domain. Di sana ada tiga pilihan yaitu Manage DNS, Zone Records, dan URL Forwarding. Kemudian beri tanda cek pada Manage DNS.


  9. Masukkan ns1.0fees.net pada form Name Server 1 dan ns2.0fees.net pada form Name Server 2. Klik Set Up untuk konfirmasi.


  10. Akan muncul halaman yang menginformasikan data-data yang telah Anda masukkan tadi.


  11. Anda perlu menunggu sekitar 48 jam (sekitar 2 hari) sampai konfigurasi yang Anda buat bisa digunakan.


  12. Kalau sudah berhasil maka Anda sekarang memiliki web yang bisa diakses dari dua alamat. Misalkan dalam contoh ini adalah proukm.0fees.net dan jogja-ukm.co.cc. Alamat manapun yang Anda ketikkan di browser maka akan menuju ke halaman yang sama.



Mengapa ketika Anda mengetikan jogja-ukm.co.cc dan proukm.0fees.net akan menampilkan halaman yang sama? Gambaran singkatnya adalah sebagai berikut:Ketika mendaftarkan diri ke 0fees.net kita pada hakekatnya diberikan sebuah IP Address. Misalnya kita diberi sebuah IP Address 12.345.678. Supaya mudah diingat maka pihak 0fees menyediakan alamat lain yaitu proukm.0fees.net. Ketika Anda mengetikkan proukm.0fees.net maka DNS Server (ns1.0fees.net dan/atau ns2.0fees.net) akan mencari IP Address-nya yakni 12.345.678. Begitu pula ketika kita mengetikkan jogja-ukm.co.cc maka server co.cc akan mencari di DNS Server yang sudah kita setting tadi yakni ns1.0fees.net dan/atau ns2.0fees.net yang akhirnya juga berujung ke IP address 12.345.678


Joko | 08 Mar 2014
http://bisnisrumahan2.com/peluang-bisnis-rumahan.htm
Komentar: Saya membuat blog gratisan untuk mendukung website bisnis saya yang berbayar. Dalam membuat blog, saya sendiri lebih suka blogger dan wordpress, karena dua layanan blog gratis ini memang paling banyak dipakai oleh para bloger. Lebih spesifik lagi saya lebih suka bloger karena layanan gratis tersebut punyanya google, dan kalao saya lihat di search persentase paling banyak adalah blog yang dibangun dengan blogger
>> Comments closed. <<