i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Toko Online Barang Digital 1

Toko Online Barang Digital 1 adalah paket full-features aplikasi toko online khusus untuk benda/barang digital seperti aplikasi/software atau ebook pdf, doc dkk yang dapat digunakan unt [...]

Online Shop Basic 1

Online Shop Basic 1 adalah paket minimalis aplikasi toko online instan yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis secara online. Aplikasi ini adalah aplikasi toko online yang "sudah [...]

One-Page Portofolio / Gallery 3

One-Page Portofolio / Gallery 3 memiliki fitur-fitur yang sama persis dengan One-Page Portofolio / Gallery 1 tapi dengan theme/template yang berbeda.

Template: ANIME-MAX

ANIME-MAX adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk situs yang menyediakan link download atau nonton online video dalam kasus ini contohnya adalah anime ta [...]

Profile / Portofolio Pro 2

Aplikasi Profil / Portofolio Pro 2, software berbasis web untuk pengelolaan portofolio atau untuk menampilkan profil baik perusahaan maupun perseorangan. Selain itu software ini dapat p [...]

Aplikasi Web: WebReview-Series 1

Web Review-Series 1 adalah paket aplikasi web yang memfasilitasi Anda yang ingin membuat situs yang berisi review dari berbagai hal. Review tentang suatu produk, Review tentang suatu te [...]

Tips Mensimulasikan CodeIgniter URL di Laravel (Bagian 1) - Ide Dasar

Category: Web DevelopmentDate:
Sunday, 10 Mar 2019


Salah satu dari sekian perbedaan antara CodeIgniter dan Laravel adalah pendekatan dalam urusan routing controller. CodeIgniter menerapkan "mode bebas" dalam hal routing artinya selama tidak di-setting di config route maka pola [controller_name]/[method] bisa diakses via url sedangkan laravel kalau tidak didefinisikan di config route (pada contoh kali ini saya gunakan laravel 5.5 yang lokasi route-nya ada di folder routes/) maka tidak bisa diakses via url.

Ya, bahkan ketika membuat controller dan tidak "didaftarkan" di config route maka bisa dibilang "controller di laravel tidak bisa diakses sama sekali". Kali ini akan dibahas bagaimana "cara mensimulasikan CodeIgniter URL" yakni dengan memanfaatkan "Single Action Controllers".

"Single Action Controllers" sesuai dengan dokumentasi Laravel kira-kira penjelasannya seperti ini:
If you would like to define a controller that only handles a single action, you may place a single __invoke method on the controller:
[php]
namespace App\Http\Controllers;

use App\User;
use App\Http\Controllers\Controller;

class ShowProfile extends Controller
{
/**
* Show the profile for the given user.
*
* @param int $id
* @return Response
*/
public function __invoke($id)
{
return view('user.profile', ['user' => User::findOrFail($id)]);
}
}
[/php]


When registering routes for single action controllers, you do not need to specify a method:
[php]
Route::get('user/{id}', 'ShowProfile');
[/php]


Misal domainnya adalah http://contoh-nama-domain.com maka controller ShowProfile bisa diakses via http://contoh-nama-domain.com/user/123

Contoh di atas bisa dimanfaatkan dalam hal lain, salah satunya adalah untuk "Mensimulasikan CodeIgniter URL di Laravel" yakni dengan menganggap (dalam contoh ini) "user" yang merupakan routing dari controller ShowProfile sebagai [controller_name] dan {id} dalam hal ini bisa berisi "bebas" sebagai [method] sehingga dengan pendekatan ini bisa kita dapatkan pola http://contoh-nama-domain.com/[controller_name]/[method]

Sampai di sini mungkin Anda sudah mengetahui kira-kira bagaimana nantinya cara "Mensimulasikan CodeIgniter URL di Laravel" tapi mohon maaf karena saya berhenti dulu sampai sini.


No comments...
>> Comments closed. <<