i (am) Blogger and U?

from X-periment to X-perience

Aplikasi Web: Custom X

Aplikasi Web Custom X, software berbasis web dinamis dengan fitur utama adalah pembuatan SURVEY dan/atau POLLING dengan jumlah yang tidak dibatasi. Selain itu aplikasi ini juga memiliki [...]

Anime/Movie Community Sharing (FullCustom)

Produk ini adalah aplikasi web full-custom yang diperuntukkan bagi Anda yang ingin membuat situs/web yang dapat menampilkan anime/movie dan dapat ditonton oleh para pengunjung. Video an [...]

Aplikasi Web: URL Shortener Complete 1

URL Shortener Complete 1 adalah aplikasi yang membantu Anda untuk menjalankan situs/web yang memiliki fasilitas URL shortener. Pemendek URL sesuai namanya berfungsi untuk memangkas alam [...]

Badge/Watermark Image Generator

Badge/Watermark Image Generator adalah aplikasi web yang digunakan untuk membuat badge/watermark atau penanda pada foto/gambar yang biasanya digunakan misalnya pada penanda foto produk [...]

Template Toko Online: Shopper

SHOPPER adalah HTML template (menggunakan Bootstrap 3.3.6) yang ditujukan untuk toko online. Template ini terdiri dari 6 halaman siap pakai yaitu home, product lists, shopping cart, det [...]

Profile / Portofolio Pro 1

Aplikasi Profil / Portofolio Pro 1, software berbasis web untuk pengelolaan portofolio atau untuk menampilkan profil baik perusahaan maupun perseorangan. Selain itu software ini dapat p [...]

Mengganti Repository OpenSuSE dengan Repo Lokal

Category: GNU/LinuxDate:
Wednesday, 03 Jun 2009

Sebenarnya udah lama pengen nulis tapi baru kesampean sekarang. Pada kesempatan kali ini saya pengen berbagi sedikit tentang bagaimana cara mengubah repository salah satu distro linux yang cukup populer yaitu opensuse. Contoh kali ini saya menggunakan distro opensuse 11.1 yang menggunakan gnome sebagai desktop environment-nya.

Cara mengubah repository opensuse ternyata agak sedikit berbeda dengan distro lain yang pernah saya coba. Kalau di opensuse kayaknya kok hampir semuanya dibikin versi GUI-nya ya? Yang udah terbiasa dengan konsol/terminal malah jadi agak kagok.

Oke, langsung aja ya! Saya asumsikan Anda udah menginstall opensuse di komputer/laptop Anda.

  1. Pertama buka YaST. Kemudian ketikkan repository (atau repo aja juga bisa) dan klik Software Repositories.
  2. Pada window Configured Software Repositories, klik salah satu Daftar Repository yang sudah ada. Misalkan pada contoh ini saya akan mengganti Repository dari opensuse-11.1-Non-Oss.
    Saya ganti Server Name dari download.opensuse.org menjadi kambing.ui.edu dan Directory on Server dari /distribution/11.1/repo/non-oss/ menjadi /opensuse/distribution/11.1/repo/non-oss/
    Jangan lupa juga untuk mengganti yang lain.
  3. Jangan lupa untuk meng-enable hanya repository yang lokal saja karena kalau Anda masih meng-enable repository yang lain maka nanti juga akan tetap digunakan sewaktu mau menginstall suatu software. Kan tetep lemoooott juga kalau begitu! Saya memakai kambing.ui.edu ya karena lab di kampus ada di jaringan inherent jadi cepet bgt deh!!!
  4. Setelah itu klik OK. Kalau muncul Licence Agreement, seperti biasa langsung Next aja. Biarkan sesaat saat muncul window Starting the Softwar Manager.
  5. Sekarang saatnya mencoba menginstall software. Kembali ke YaST ketikkan repo lalu klik Software Management. Pada kotak pencarian coba ketikkan nama software yang ingin Anda install misalnya Opera. Pada hasil pencarian klik kanan software yang dimaksud lalu pilih Install. Lakukan hal yang sama kalau Anda ingin menginstall software-software yang lain. Setelah itu klik Apply dan biarkan proses instalasi berjalan.


No comments...
>> Comments closed. <<